Cemburu Istri Digoda, Suami dan Kakak Ipar Bacok Pria Asal Musi Banyuasin Hingga Sekarat

loading...
Cemburu Istri Digoda, Suami dan Kakak Ipar Bacok Pria Asal Musi Banyuasin Hingga Sekarat
Sudarman (32) dibantu kakak iparnya, Riko (32) menganiaya Anggik (39) karena dipicu rasa cemburu. Foto/iNews TV/Edi Lestari
MUSI BANYUASIN - Nyawa Anggik (39) nyaris melayang, usai dibacok secara brutal oleh Sudarman (32) yang dibantu kakak iparnya, Riko (32). Aksi brutal berdarah ini diduga akibat rasa cemburu Sudarman, terhadap Anggik yang dituduh telah menggoda istri Sudarman.

Baca juga: 3 Bulan Buron, Pelaku Penganiayaan di Kota Bitung Dibekuk Tim Resmob Polres Bitung

Kini Anggik yang merupakan warga Desa tenggaro, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat mengalami luka bacok hampir di seluruh bagian tubuhnya.



Polsek Keluang, yang mendapat laporan terkait aksi penganiayaan secara brutal tersebut, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengejaran terhadap pelaku. Hasilnya, dalam waktu singkat dua tersangka berhasil dibekuk.



Baca juga: 100 Polisi Jalani Tes Urine Mendadak, Kapolresta Malang Kota: Terlibat Narkoba, Pecat!

Kanit Reskrim Polsek Keluang, Ipda Azhari mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi lantaran pelaku terbakar api cemburu . "Pelaku menduga korban menggoda istrinya melalui pesan singkat. Pelaku yang tidak terima, sampai naik pitam dan nekat membacok korban," tuturnya.

Saat kejadian, Anggik sedang melintas di jalan, tiba-tiba Sudarman, dan Riko lansung menganiaya korban secara brutal. Pelaku membacok korban menggunakan sebilah parang panjang secara membabi buta.

Baca juga: Menggelikan, Seorang Satpam Puskesmas Menjerit Histeris Saat Disuntik Vaksin COVID-19

Korban mengalami luka bacok yang cukup parah pada bagian punggung belakang kiri dan kanan, lengan tangan, kaki dan perut, hingga korban dilarikan ke RSUD Sekayu Musi Banyuasin, untuk mendapatkan perawatan intensif.



Akibat perbuatannya, pelaku kini ditahan di Polsek Keluang, untuk kepentingan penyelidikan. Keduanya dijerat pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun enjara.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top