PPKM Mikro Hari ke-8, Tulungagung Nihil Zona Merah Penularan COVID-19

Selasa, 16 Februari 2021 - 23:28 WIB
loading...
PPKM Mikro Hari ke-8, Tulungagung Nihil Zona Merah Penularan COVID-19
Memasuki hari ke delapan PPKM mikro, di Kabupaten Tulungagung nihil zona merah penularan COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
TULUNGAGUNG - Memasuki hari ke-8 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro , di Kabupaten Tulungagung tidak ada satupun wilayah RT (Rukun Tetangga) yang berstatus zona merah dan oranye .

Baca juga: Ini Aturan Lengkap Perpanjangan Ganjil Genap di Kota Bogor saat Akhir Pekan

"Tidak ada yang masuk zona oranye , apalagi zona merah," ujar Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro kepada wartawan, Selasa (16/2/2021). PPKM Mikro dilaksanakan 9-22 Februari 2021.

Dari sebanyak 6.248 RT di Kabupaten Tulungagung, 6.016 RT di antaranya berstatus zona hijau. Artinya tidak ditemukan kasus positif COVID-19 . Sedangkan 232 RT lainnya berstatus zona kuning.



" Zona kuning artinya ada satu sampai lima rumah ditemukan kasus positif," terang Galih. Persebaran kasus positif COVID-19 dengan status zona kuning berlangsung merata di 19 kecamatan. Pada setiap kecamatan ditemukan kasus. Baca juga: Banjir Terjang Ponorogo, Ratusan Rumah Warga dan Jalur Ponorogo-Trenggalek Terendam

Menurut Galih, kasus tertinggi berada di wilayah Kecamatan Kedungwaru. Yakni 28 RT. Hal itu dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya faktor demografi . Selain padat, kata Galih latar belakang penduduk di wilayah Kedungwaru, beragam. Yakni mulai kelas pekerja hingga mahasiswa yang mobilitasnya relatif tinggi. "Karena di Kedungwaru banyak kos kosan," terang Galih.

Untuk kawasan yang masuk zona hijau , Galih meminta masyarakat untuk tetap mempertahankan. Sementara yang masuk zona oranye dan merah, diharapkan untuk meningkat ke zona hijau. Baca juga: Sadis, Akiong Berencana Habisi Keluarga Istrinya, Begini Kondisi Korban

Sementara tercatat hingga 15 Februari 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 2.344 kasus. Perinciannya, 2.051 orang sembuh, 60 orang meninggal dunia, 174 orang menjalani perawatan di rumah sakit , 48 orang diisolasi di gedung isolasi dan 11 orang menjalani isolasi mandiri.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3729 seconds (11.97#12.26)