Jadi Wali Kota Sepekan, Bagaimana Racikan WS untuk Surabaya?

Jum'at, 12 Februari 2021 - 16:10 WIB
loading...
Jadi Wali Kota Sepekan,...
Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Whisnu Sakti Buana menjadi wali kota dengan masa tugas terpendek di Kota Pahlawan. Meskipun hanya sepekan menjabat sebagai orang nomor satu di Surabaya, WS, panggilan akrabnya memiliki racikan khusus buat kepemimpinannya di Surabaya.

WS tetap fokus dalam penanganan pandemi COVID-19 yang lebih sektoral, terutama mencakup wilayah kesehatan, ekonomi, dan sosial. Ketiganya dianggap memiliki keterkaitan dalam kelangsungan kehidupan di Surabaya.

Baca juga: Mobil Keluarga Mendadak Mati Mesin saat KA Dhoho Lewat, 1 Penumpang Tewas

"Kita harus menghadapi pandemi ini, baik secara ekonomi maupun kesehatannya,” kata WS, Jumat (12/2/2021).

Langkah yang dipilihnya tentu saja mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya agar penanganan pandemi COVID-19 di tingkat bawah semakin intensif. Termasuk ke ruang-ruang keluarga serta RT yang tersebar di berbagai wilayah.

"Tracing juga kita semakin aktifkan kembali dan selama ini sudah kita lakukan selama beberapa bulan. Kita ingin Surabaya bisa segera pulih dari pandemi ini," jelasnya.

Baca juga: Hanya 7 Hari Whisnu Sakti Buana Jadi Wali Kota Surabaya, Ini Harapan Khofifah

Dalam beberapa hari ke depan sebelum 17 Februari yang merupakan masa berakhirnya jabatan sebagai wali kota, WS juga konsentrasi terkait refocusing anggaran untuk pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM. Menurutnya, refocusing ini dapat dilakukan melalui dana kelurahan serta proyek pembangunan yang dinilai belum strategis untuk dilaksanakan.

"Jadi ke depan yang paling kita segerakan adalah bagaimana kita bisa putar ekonomi di bawah. Dengan kondisi PPKM mikro ini justru ada kesempatan dana kita gulirkan di bawah, sehingga UMKM di bawah bisa berputar," jelasnya.

Mantan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya ini menambahkan, pemberdayaan ekonomi di bawah itu bisa dilakukan dengan cara membuka dapur umum untuk mendukung Kampung Tangguh. Pelaku UMKM di wilayah tersebut, dapat diberdayakan dengan menyiapkan makanan seperti nasi bungkus.

"Jadi buka dapur umum di kampung-kampung tangguh dengan memberdayakan ekonomi di bawah agar ekonomi di bawah semakin bergairah," jelasnya.

Tak hanya fokus pada penanganan pandemi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Whisnu menilai, bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan di masa pandemi ini juga sangat penting. Meski sistem belajar mengajar dilakukan secara daring, ia berharap pendidikan di Surabaya tetap berkualitas.

"Generasi muda kita juga perlu kita perhatikan. Makanya kita coba bangkitkan kembali bagaimana proses belajar mengajar walaupun secara daring tapi tetap berkualitas," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Kalah Gugatan Kontrak...
Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Dihukum Bayar Utang Rp104 Miliar
Rapat Internal Bareng...
Rapat Internal Bareng Wali Kota Surakarta, Wamendagri Ingin APBD Lebih Sehat
Program MBG, Koperasi...
Program MBG, Koperasi Merah Putih, hingga Pemberdayaan UMKM Dorong Ketahanan Ekonomi
Mendagri dan Menteri...
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau MPP Kota Surabaya, Pastikan Pelayanan Berjalan Optimal
Surabaya Deklarasikan...
Surabaya Deklarasikan Sekolah Ramah Anak Sejak 2019, Terapkan Pendidikan Karakter dan Anti-Bullying
Wali Kota Surabaya Bersama...
Wali Kota Surabaya Bersama Jajaran Segel Gudang UD Sentosa Seal
Rekomendasi
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Berita Terkini
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved