Mobil Keluarga Mendadak Mati Mesin saat KA Dhoho Lewat, 1 Penumpang Tewas
Jum'at, 12 Februari 2021 - 15:03 WIB
loading...
Kecelakaan mobil ditabrak KA Rapih Dhoho terjadi di perlintasan wilayah perbatasan Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Satu orang tewas. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A
A
A
BLITAR - Satu orang tewas saat mobil berisi satu keluarga yang melintas di perlintasan kereta api (KA) di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Blitar , Jatim disambar KA Rapih Dhoho jurusan Blitar-Surabaya. Mobil Suzuki Carry AG 1535 DV terpental hingga beberapa meter. Kondisinya ringsek. Budiono (31) sopir mobil warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar selamat.
Baca juga: Tragis! Warga Grobogan Diduga Hendak Bunuh Diri Tabrak Kereta Api
Begitu juga dengan dua anaknya, yakni Amanda Argananta (4) dan Amelsa Erica Zanwadari (9) hanya lecet lecet di tangan dan kaki. Namun Alip Ica Silva (26), istrinya meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka serius di bagian kepala. "Satu orang meninggal dunia," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan yang langsung mendatangi lokasi kejadian Jumat (12/2/2021).
Baca juga: 3 Orang Jamaah Tablig Ditabrak Kereta Api Usai Syiar, 2 Tewas Satu Kritis
Lokasi kecelakaan maut itu berada di perbatasan antara wilayah Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar dengan Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Ceritanya, mobil tersebut meluncur dari arah utara menuju selatan. Saat kendaraan mendekati perlintasan, sirine peringatan adanya KA yang hendak melintas, berbunyi. Relawan penjaga perlintasan, kata Yudhi sudah memberi aba-aba mobil untuk berhenti.
![Mobil Keluarga Mendadak Mati Mesin saat KA Dhoho Lewat, 1 Penumpang Tewas]()
Namun karena palang pintu tidak ditutup, pengemudi mobil tetap melajukan kendaraanya. "Sebenarnya relawan penjaga sudah menyetop. Tapi palang pintunya tidak ditutup sehingga mobil tetap berjalan," terang Yudhi. Entah apa yang terjadi, di tepat di tengah perlintasan kereta, mobil Suzuki Carry tiba tiba berhenti. Diduga ngadat akibat mesin mati.
Baca juga: Tragis! Warga Grobogan Diduga Hendak Bunuh Diri Tabrak Kereta Api
Begitu juga dengan dua anaknya, yakni Amanda Argananta (4) dan Amelsa Erica Zanwadari (9) hanya lecet lecet di tangan dan kaki. Namun Alip Ica Silva (26), istrinya meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka serius di bagian kepala. "Satu orang meninggal dunia," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan yang langsung mendatangi lokasi kejadian Jumat (12/2/2021).
Baca juga: 3 Orang Jamaah Tablig Ditabrak Kereta Api Usai Syiar, 2 Tewas Satu Kritis
Lokasi kecelakaan maut itu berada di perbatasan antara wilayah Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar dengan Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Ceritanya, mobil tersebut meluncur dari arah utara menuju selatan. Saat kendaraan mendekati perlintasan, sirine peringatan adanya KA yang hendak melintas, berbunyi. Relawan penjaga perlintasan, kata Yudhi sudah memberi aba-aba mobil untuk berhenti.

Namun karena palang pintu tidak ditutup, pengemudi mobil tetap melajukan kendaraanya. "Sebenarnya relawan penjaga sudah menyetop. Tapi palang pintunya tidak ditutup sehingga mobil tetap berjalan," terang Yudhi. Entah apa yang terjadi, di tepat di tengah perlintasan kereta, mobil Suzuki Carry tiba tiba berhenti. Diduga ngadat akibat mesin mati.
Lihat Juga :