Dibunuh Teman Kencan, Wanita Muda Ditemukan Tewas di Dalam Lemari Hotel

Kamis, 11 Februari 2021 - 18:54 WIB
loading...
Dibunuh Teman Kencan, Wanita Muda Ditemukan Tewas di Dalam Lemari Hotel
Seorang wanita muda ditemukan tewas di dalam lemari kamar 102 Hotel Royal Phoenix di Jalan Sriwijaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis siang (11/2/2021). Foto iNews TV/Kristiadi
A A A
SEMARANG - Seorang wanita muda ditemukan tewas di dalam lemari kamar 102 Hotel Royal Phoenix di Jalan Sriwijaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis siang (11/2/2021). Diduga wanita muda ini menjadi korban pembunuhan teman kencannya yang sudah melarikan diri pada Kamis dini hari. Karena diantar tukang ojek ke Terminal Bus Sukun Banyumanik.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo mengatakan, korban diketahui bernama Meliyanti (24) warga Subang, Jawa Barat. Korban sudah berada di hotel ini sejak 2 Februari lalu dan menurut pemesanan kamar dari aplikasi seharusnya chek out pada 10 Februari 2021.

“Mayat korban ditemukan pertama kali oleh Suwarno room boy hotel. Suwarno bermaksud membersihkan kamar dan saat membuka lemari pakaian dirinya terkejut melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi tertekuk dan tertindih tas. Saksi pun melaporkan ke pihak hotel dan diteruskan ke polisi,” kata Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo.

Baca: Geger, Penemuan Mayat di Kamar Hotel Berbintang di Kota Makassar

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju tempat kejadian dan melakukan olah kejadian perkara serta melakukan identifikasi korban.

Dari hasil pemeriksaan korban diduga dibunuh dengan dibekap hingga kehabisan nafas,” timpal Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kristopo.

Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut korban dibawa ke kamar Jenazah Rumah Sakit dr Kariadi Semarang.

Baca juga: Masih Kenakan Pakaian Wanita, Transgender Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

“Saat ini petugas Satuan Reskrim Polrestabes Semarang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga kuat teman kencannya dan identitasnya sudah diketahui,” tandasnya.
(sms)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1206 seconds (10.55#12.26)