Sawah di Padaherang Diterjang Banjir, Buruh Tani Kehilangan Pekerjaan

Minggu, 07 Februari 2021 - 21:20 WIB
loading...
Sawah di Padaherang...
Kondisi banjir di Kecamatan Padaherang. Foto/iNews/Syamsul Maarif
A A A
PANGANDARAN - Banjir yang terjadi di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menyebabkan buruh tani kehilangan mata pencaharian . Luapan air sungai menenggelamkan area persawahan, sehingga tak bisa ditanami padi.

Baca juga: Dihantam Banjir, Puluhan Rumah di Majalengka Terendam Banjir

Salah satu warga Dusun Tarisi, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Tiswan (57) mengatakan, banjir yang menjadi langganan tahunan dikampungnya berakibat pada kehidupan ekonomi buruh tani.



"Biasanya kalau kondisi cuaca normal, masyarakat bergantung hidup dari buruh tani menggarap sawah," kata Tiswan Minggu, (7/2/2021). Baca juga: 11 Tahun Jalani Hubungan Seks Sejenis, Faruk Ditangkap Karena Gelapkan Mobil Suaminya

Tiswan menambahkan, karena banjir yang terjadi saat ini telah merendam areal pesawahan, maka buruh tani kehilangan mata pencaharian . "Para buruh tani banyak yang beralih profesi menjadi pencari ikan dan udang kecil dijalur sungai apoor," tambahnya.

Hasil dari mencari ikan memang tidak seberapa bahkan sering tidak memuaskan. "Kadang seharian hanya mendapat ikan mujaer kecil, udang kecil, benter atau paray sekitar 2-3 kg," terang Tiswan. Baca juga: Sidoarjo Gempar, Janda Dibacok Kekasihnya Saat Berhubungan Seks dengan Pria Lain

Udang kecil kalau sudah kering dijual seharga Rp35.000 sedangkan ikan mujaer kecil dan ikan paray harganya hanya Rp30.000. "Harapan saya daerah ini normal seperti daerah lain karena sangat terasa kehilangan pencaharian bagi buruh tani," paparnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Geopolitik Global Tak...
Geopolitik Global Tak Stabil, Menteri Nusron Batasi Alih Fungsi Sawah demi Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved