Atasi Kendala Belajar Daring, Disdik Takalar Siapkan Program Kelas Udara
Selasa, 02 Februari 2021 - 11:48 WIB
loading...
Disdik Takalar menginisasi program kelas udara untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran daring yang diterapkan salema ini. Foto: Disdik Takalar
A
A
A
TAKALAR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar membuat program kelas udara bagi siswa di daerah tersebut. Kebijakan ini untuk menyiasati kendala internet yang sering dihadapi dalam proses belajar mengajar secara daring .
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Takalar , Irwan menjelaskan, dalam program tersebut pihaknya bekerja sama dengan stasiun radio setempat. Di mana dalam kelas udara ini, metode pembelajaran menggunakan siaran radio yang jangkauannya sangat luas.
Baca juga: Pejabat Publik dan Tenaga Kesehatan di Takalar Jalani Vaksinasi
Dia menjelaskan, melalui metode ini para guru dilatih memberikan materi pembelajaran melalui siaran radio . Program tersebut dimulai sebagai respons dan salah satu solusi mengatasi keterbatasan akses dan infrastruktur para siswa dan orang tua.
"Solusi bagi para siswa yang selama pembelajaran daring memiliki banyak kendala seperti tidak memiliki hp android dan tidak adanya akses internet ," ucapnya, Selasa (2/2/2021).
Dia menjelaskan, dari ribuan siswa di daerah berjuluk Butta Panrannuangku itu, 80% di antaranya siswa yang mampu mengakses fasilitas daring dan 20% sisanya memiliki berbagai macam kendala.
Baca juga: Sasar Milenial, Pemkab Takkalar Gelar Pelatihan Olahan Ikan
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Takalar , Irwan menjelaskan, dalam program tersebut pihaknya bekerja sama dengan stasiun radio setempat. Di mana dalam kelas udara ini, metode pembelajaran menggunakan siaran radio yang jangkauannya sangat luas.
Baca juga: Pejabat Publik dan Tenaga Kesehatan di Takalar Jalani Vaksinasi
Dia menjelaskan, melalui metode ini para guru dilatih memberikan materi pembelajaran melalui siaran radio . Program tersebut dimulai sebagai respons dan salah satu solusi mengatasi keterbatasan akses dan infrastruktur para siswa dan orang tua.
"Solusi bagi para siswa yang selama pembelajaran daring memiliki banyak kendala seperti tidak memiliki hp android dan tidak adanya akses internet ," ucapnya, Selasa (2/2/2021).
Dia menjelaskan, dari ribuan siswa di daerah berjuluk Butta Panrannuangku itu, 80% di antaranya siswa yang mampu mengakses fasilitas daring dan 20% sisanya memiliki berbagai macam kendala.
Baca juga: Sasar Milenial, Pemkab Takkalar Gelar Pelatihan Olahan Ikan
Lihat Juga :