Dramatis, Korban Gempa Mamuju Lakukan Proses Persalinan Dibantu Marinir
Minggu, 24 Januari 2021 - 08:58 WIB
loading...
Tim Medis Marinir TNI AL membantu proses persalinan ibu korban gempa Mamuju. (Ist)
A
A
A
MAMUJU - Bencana alam bisa terjadi kapan saja, tak mengenal waktu dan tempat. Korbannya, tak memandang siapapun, baik anak anak, lansia, ibu hamil hingga mereka yang berkebutuhan khusus. Bahkan, tak jarang mereka yang sedang hamil harus melakukan proses persalinan di tenda pengungsian.
Kisah dramatis seorang ibu yang melahirkan di tenda persalinan, baru- baru ini terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. Sang ibu yang menjadi korban gempa berkekuatan 7,1 SR itu, mesti berjibaku dengan peralatan seadanya di tenda medis.
Kisah itu dialami oleh Nurdah (33). Sebagaimana dikutip dari akun Instagram Korp Marinir TNI AL, Nurdah melahirkan bayi mungil berjenis kelamin perempuan. Jabang bayi lahir dengan selamat, setelah melalui proses persalinan pada pukul 20.00 WITa, Sabtu (23/01/2021).
Proses persalinan suami Udin ini, bukan tanpa perjuangan. Karena keterbatasan akses menuju rumah sakit. Sehingga proses persalinan terpaksa dilakukan di posko gabungan Dukes TNI di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Persalinan penuh perjuangan dibantu oleh tim medis dari Marinir TNI AL dan tenaga medis setempat. Mereka adalah Letda Laut (K) dr Andre Prasetyo Mahesya, dr Doni Purba, dr Wulan, dan Bidan di Mamasa. Mereka membantu upaya sebisanya, agar ibu dan si janin selamat, kendati dihadapkan pada situasi bencana.
Kisah dramatis seorang ibu yang melahirkan di tenda persalinan, baru- baru ini terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. Sang ibu yang menjadi korban gempa berkekuatan 7,1 SR itu, mesti berjibaku dengan peralatan seadanya di tenda medis.
Kisah itu dialami oleh Nurdah (33). Sebagaimana dikutip dari akun Instagram Korp Marinir TNI AL, Nurdah melahirkan bayi mungil berjenis kelamin perempuan. Jabang bayi lahir dengan selamat, setelah melalui proses persalinan pada pukul 20.00 WITa, Sabtu (23/01/2021).
Proses persalinan suami Udin ini, bukan tanpa perjuangan. Karena keterbatasan akses menuju rumah sakit. Sehingga proses persalinan terpaksa dilakukan di posko gabungan Dukes TNI di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Persalinan penuh perjuangan dibantu oleh tim medis dari Marinir TNI AL dan tenaga medis setempat. Mereka adalah Letda Laut (K) dr Andre Prasetyo Mahesya, dr Doni Purba, dr Wulan, dan Bidan di Mamasa. Mereka membantu upaya sebisanya, agar ibu dan si janin selamat, kendati dihadapkan pada situasi bencana.
Lihat Juga :