Puluhan Siswa SMKN 29 Jakarta Dapat Pelatihan K3LH
Selasa, 22 April 2025 - 14:40 WIB
loading...
Sebanyak 70 siswa SMKN 29 Jakarta mendapatkan pelatihan Keselamatan Kerja dan Kelestarian Lingkungan (K3LH), Senin (21/4/2025). Pelatihan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 70 siswa SMKN 29 Jakarta mendapatkan pelatihan Keselamatan Kerja dan Kelestarian Lingkungan (K3LH) dari PT Daikin Airconditioning Indonesia, Senin (21/4/2025). Pelatihan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Dukungan penguatan kompetensi juga diberikan kepada siswa sebagai calon tenaga ahli tata udara di Indonesia ke depan.
Baca juga: 6.000 Siswa SMK di Jawa Barat Dapat Pelatihan Cyber Security
“Bersanding dengan kompetensi teknis yang dimilikinya, keselamatan kerja dan perhatian untuk menjaga kelestarian lingkungan menjadi kelengkapan mutlak yang mesti dimiliki tenaga ahli tata udara saat ini,” ujar Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia Adikusumo Rustam saat membuka pelatihan.
Menurut dia, keselamatan kerja tidak bisa dipandang sepele. Terlebih meski hanya pendingin, namun penggunaan gas seperti pada refrigerant yang menjadi komponen penunjang kerja AC berbahaya bila tak diantisipasi.
Karena itu, pengetahuan ataupun pengabaian prosedur terkait penggunaan gas termasuk refrigerant. Sebab, potensi kecelakaan kerja bahkan termasuk kemungkinan terjadinya kebakaran unit yang memicu bahaya lebih besar.
Sementara dari sisi kelestarian lingkungan, prosedur penanganan refrigerant yang tak benar seperti melepaskannya langsung ke udara dapat memicu bahaya perubahan iklim.
Dukungan penguatan kompetensi juga diberikan kepada siswa sebagai calon tenaga ahli tata udara di Indonesia ke depan.
Baca juga: 6.000 Siswa SMK di Jawa Barat Dapat Pelatihan Cyber Security
“Bersanding dengan kompetensi teknis yang dimilikinya, keselamatan kerja dan perhatian untuk menjaga kelestarian lingkungan menjadi kelengkapan mutlak yang mesti dimiliki tenaga ahli tata udara saat ini,” ujar Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia Adikusumo Rustam saat membuka pelatihan.
Menurut dia, keselamatan kerja tidak bisa dipandang sepele. Terlebih meski hanya pendingin, namun penggunaan gas seperti pada refrigerant yang menjadi komponen penunjang kerja AC berbahaya bila tak diantisipasi.
Karena itu, pengetahuan ataupun pengabaian prosedur terkait penggunaan gas termasuk refrigerant. Sebab, potensi kecelakaan kerja bahkan termasuk kemungkinan terjadinya kebakaran unit yang memicu bahaya lebih besar.
Sementara dari sisi kelestarian lingkungan, prosedur penanganan refrigerant yang tak benar seperti melepaskannya langsung ke udara dapat memicu bahaya perubahan iklim.
Lihat Juga :