Hindari PHK Karyawan Akibat PPKM, Ini yang Dilakukan Kafe di Surabaya
Selasa, 12 Januari 2021 - 17:08 WIB
loading...
Karyawan Buro Garden memberi silang zig-zag pada kursi kafe, Surabaya, Selasa (12/1/2021). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berupaya ditaati oleh para pemilik usaha. Baik pusat perbelanjaan, maupun disejumlah kafe dan resto. Penyediaan fasilitas maupun sarana sesuai standart protokol kesehatan (Prokes), dilakukan.
(Baca juga: Gelombang Pertama Surabaya Dapat 33.420 Vaksin COVID-19, Ini Targetnya )
Seperti yang dilakukan oleh Buro Garden di Kawasan Jalan Sumatera Surabaya. General Manager Buro Garden, Didiet Indra Yuda, mengatakan kesiapan pemenuhan standar prokes sudah dilakukan sejak jauh hari. Pembatasan jumlah kursi makan ditempat telah dikurangi.
Pun dengan akses pintu masuk telah disediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh , hingga suasana lokasi bangunan di bagian belakang yang diminalisir penggunaan Air Conditioner (AC). "Ini sudah dipersiapkan berdasarkan aturan dari WHO maupun dalam Perwali No. 67/2021," katanya, Selasa (12/1/2021).
![Hindari PHK Karyawan Akibat PPKM, Ini yang Dilakukan Kafe di Surabaya]()
Selain itu, jumlah kursi 100% atau telah dikurangi menjadi 25% sesuai kapasitas standar yang berlaku. "Termasuk untuk para pelanggan, kami sudah memberikan nomor WhatssApp untuk reservasi tempat. Jadi kalau belum memesan tempat, tidak akan kami layani," ujar Didiet.
(Baca juga: Butuh Uang untuk Berobat Mertua, Suami Ini Tega Jajakan Istri Jadi Pemuas Seks)
(Baca juga: Gelombang Pertama Surabaya Dapat 33.420 Vaksin COVID-19, Ini Targetnya )
Seperti yang dilakukan oleh Buro Garden di Kawasan Jalan Sumatera Surabaya. General Manager Buro Garden, Didiet Indra Yuda, mengatakan kesiapan pemenuhan standar prokes sudah dilakukan sejak jauh hari. Pembatasan jumlah kursi makan ditempat telah dikurangi.
Pun dengan akses pintu masuk telah disediakan tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh , hingga suasana lokasi bangunan di bagian belakang yang diminalisir penggunaan Air Conditioner (AC). "Ini sudah dipersiapkan berdasarkan aturan dari WHO maupun dalam Perwali No. 67/2021," katanya, Selasa (12/1/2021).

Selain itu, jumlah kursi 100% atau telah dikurangi menjadi 25% sesuai kapasitas standar yang berlaku. "Termasuk untuk para pelanggan, kami sudah memberikan nomor WhatssApp untuk reservasi tempat. Jadi kalau belum memesan tempat, tidak akan kami layani," ujar Didiet.
(Baca juga: Butuh Uang untuk Berobat Mertua, Suami Ini Tega Jajakan Istri Jadi Pemuas Seks)
Lihat Juga :