Cegah COVID-19, FAGI Minta Sekolah Lakukan Rapid Antigen untuk Tenaga Pengajar
Senin, 11 Januari 2021 - 10:51 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat meminta pemerintah daerah melakukan rapid antigen kepada tenaga kependidikan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 di lembaga pendidikan seperti sekolah.
Hal itu menyusul ditemukannya dua orang tenaga pendidikan di SMA 9, Kota Bandung yang terdeteksi positif COVID-19 .
Mereka terdeteksi setelah melakukan rapid test antigen kepada 30 orang secara mandiri di sekolah. Tes parlu dilakukan karena 50% tenaga kependidikan tetap masuk sekolah.
"Makanya kami mohon Disdik Jabar baik kota atau kabupaten se Jabar untuk menginstruksikan kepada sekolah-sekolah agar guru atau karyawan khususnya yang tidak WFH di rapid test antigen," tutur Ketua FAGI Jabar Iwan Hermawan, Senin (11/1/2021).
Dengan begitu, kata dia, akan katahuan yang positif atau negatif. Tapi dia berharap, semua negatif. Tetapi setidaknya, tidak terjadi penularan, bila salah satu dari tenaga pendidikan positif COVID dan tidak menyebabkan penularan karyawan lainnya.
Hal itu menyusul ditemukannya dua orang tenaga pendidikan di SMA 9, Kota Bandung yang terdeteksi positif COVID-19 .
Mereka terdeteksi setelah melakukan rapid test antigen kepada 30 orang secara mandiri di sekolah. Tes parlu dilakukan karena 50% tenaga kependidikan tetap masuk sekolah.
"Makanya kami mohon Disdik Jabar baik kota atau kabupaten se Jabar untuk menginstruksikan kepada sekolah-sekolah agar guru atau karyawan khususnya yang tidak WFH di rapid test antigen," tutur Ketua FAGI Jabar Iwan Hermawan, Senin (11/1/2021).
Dengan begitu, kata dia, akan katahuan yang positif atau negatif. Tapi dia berharap, semua negatif. Tetapi setidaknya, tidak terjadi penularan, bila salah satu dari tenaga pendidikan positif COVID dan tidak menyebabkan penularan karyawan lainnya.
Lihat Juga :