Kurang Pengawasan, Bocah di Bima Tewas Terseret Banjir
Rabu, 06 Januari 2021 - 16:48 WIB
loading...
Seorang bocah perempuan, Ainun Qolbi yang baru berusia 14 bulan, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir sungai Sori Loka Desa Boro, Bima, NTB. Foto Edy Irawan
A
A
A
BIMA - Seorang bocah perempuan, Ainun Qolbi yang baru berusia 14 bulan, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir sungai Sori Loka Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (05/1/2021).
Kejadian yang menimpa warga RT 08/RW 04 Dusun Towa tersebut, terjadi sekitar pukul 16:30 wita, di saat korban sedang berada di luar pengontrolan ibu kandungnya, Nurma, yang saat itu sedang memperbaiki pagar rumahnya yang juga rusak akibat terseret banjir. (Baca juga: Hilang Terseret Arus Sungai, Riva Remaja Bolmut Ditemukan Meninggal)
Kasi Trantib Kecamatan Sanggar, Mas'ud menjelaskan, kejadian tersebut tanpa disadari oleh ibunya, Ainun Qolbi keluar samping rumahnya dan langsung terseret arus banjir yang begitu deras masuk ke perkampungan warga.
"Korban ditemukan oleh ibunya saat tersangkut di pagar belakang rumahnya dalam kondisi sudah tak bernyawa. Seketika warga datang berbondong ke tempat kejadian setelah ibunya histeris melihat anaknya dalam kondisi tragis," jelas Mas' ud, saat diwawancarai Rabu (06/01/2021).
Untuk memastikan kondisi korban, lanjutnya, pihak keluarga melarikan korban ke Puskesmas terdekat. Alhasil, setelah sempat mendapat keterangan medis bahwa korban telah meninggal dunia, pihak keluarga pun langsung membawa kembali jenazah ke rumahnya. (Baca juga:Terseret Arus Pasang Laut, Hiu Paus Tutul Terdampar di Belakang Rumah Warga Kendari)
Kejadian yang menimpa warga RT 08/RW 04 Dusun Towa tersebut, terjadi sekitar pukul 16:30 wita, di saat korban sedang berada di luar pengontrolan ibu kandungnya, Nurma, yang saat itu sedang memperbaiki pagar rumahnya yang juga rusak akibat terseret banjir. (Baca juga: Hilang Terseret Arus Sungai, Riva Remaja Bolmut Ditemukan Meninggal)
Kasi Trantib Kecamatan Sanggar, Mas'ud menjelaskan, kejadian tersebut tanpa disadari oleh ibunya, Ainun Qolbi keluar samping rumahnya dan langsung terseret arus banjir yang begitu deras masuk ke perkampungan warga.
"Korban ditemukan oleh ibunya saat tersangkut di pagar belakang rumahnya dalam kondisi sudah tak bernyawa. Seketika warga datang berbondong ke tempat kejadian setelah ibunya histeris melihat anaknya dalam kondisi tragis," jelas Mas' ud, saat diwawancarai Rabu (06/01/2021).
Untuk memastikan kondisi korban, lanjutnya, pihak keluarga melarikan korban ke Puskesmas terdekat. Alhasil, setelah sempat mendapat keterangan medis bahwa korban telah meninggal dunia, pihak keluarga pun langsung membawa kembali jenazah ke rumahnya. (Baca juga:Terseret Arus Pasang Laut, Hiu Paus Tutul Terdampar di Belakang Rumah Warga Kendari)
Lihat Juga :