Terserang COVID-19, Ketua KPU Sleman Dilarikan ke Rumah Sakit
Rabu, 30 Desember 2020 - 05:58 WIB
loading...
Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi (tengah) saat memimpin rapat pleno penetapan hasil suara Pilkda Sleman 2020 di kantor KPU, Senin (14/12/2020). Foto/Ist
A
A
A
SLEMAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman , Trapsi Haryadi dinyatakan positif COVID-19 , minggu lalu. Namun dari mana terpapar belum diketahui. Saat ini ia masih menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Sleman .
(Baca juga: WHO Peringatkan Akan Ada Pandemi COVID-19 yang Lebih Parah )
Trapsi sendiri sebelum diketahui positif COVID-19 , seminggu sebelumya, Senin (14/12/2020) masih memimpin rapat pleno penetapan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman 2020
Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman , Indah Sri Wulandari membenarkan hal tersebut. Hanya saja untuk surat medisnya belum mengetahui secara pasti. Trapsi sendiri sebelumnya tetap melakukan aktivitas seperti biasa dan tidak ada tanda-tanda terkena COVID-19 . Ia hanya merasakan badannya tidak enak dan mulai Senin (21/12/2020) tidak masuk kantor.
"Awalnya merasa badannya meriang, sebagai tindaklanjutnya, Selasa (22/12/2020) melakukan swab di RSUD Sleman dan hasilnya positif COVID-19 ," kata Indah, Selasa (29/12/2020).
(Baca juga: Resesi Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19, Picu Kemiskinan Baru di Kediri )
Indah menjelaskan sebagai tindak lanjutnya, seluruh personel dan pengawai KPU Sleman dilakukan swab. Hasil swab semuanya dinyatakan negatif. Sehingga aktivitas KPU Sleman tetap berjalan normal. Selain itu, kantor KPU Sleman juga dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disiinfektan.
(Baca juga: WHO Peringatkan Akan Ada Pandemi COVID-19 yang Lebih Parah )
Trapsi sendiri sebelum diketahui positif COVID-19 , seminggu sebelumya, Senin (14/12/2020) masih memimpin rapat pleno penetapan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman 2020
Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman , Indah Sri Wulandari membenarkan hal tersebut. Hanya saja untuk surat medisnya belum mengetahui secara pasti. Trapsi sendiri sebelumnya tetap melakukan aktivitas seperti biasa dan tidak ada tanda-tanda terkena COVID-19 . Ia hanya merasakan badannya tidak enak dan mulai Senin (21/12/2020) tidak masuk kantor.
"Awalnya merasa badannya meriang, sebagai tindaklanjutnya, Selasa (22/12/2020) melakukan swab di RSUD Sleman dan hasilnya positif COVID-19 ," kata Indah, Selasa (29/12/2020).
(Baca juga: Resesi Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19, Picu Kemiskinan Baru di Kediri )
Indah menjelaskan sebagai tindak lanjutnya, seluruh personel dan pengawai KPU Sleman dilakukan swab. Hasil swab semuanya dinyatakan negatif. Sehingga aktivitas KPU Sleman tetap berjalan normal. Selain itu, kantor KPU Sleman juga dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disiinfektan.
Lihat Juga :