Dikucur Miliaran Rupiah, Pelayanan Kesehatan Warga di Wilayah Perbatasan Membaik

loading...
Dikucur Miliaran Rupiah, Pelayanan Kesehatan Warga di Wilayah Perbatasan Membaik
Bantuan dana miliaran rupiah dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi pembangunan puskesmas di wilayah perbatasan Kabupaten Bintan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. SINDOnews/Nanang
BINTAN - Bantuan dana miliaran rupiah dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi pembangunan puskesmas di wilayah perbatasan Kabupaten Bintan , Kepulauan Riau semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah warga Kabupaten Bintan yang berbatasan laut dengan Singapura dan Malaysia mengaku puas dengan keberadaan puskesmas di kecamatan lokasi prioritas (lokpri) yang melayani mereka.

Purwati, salah seorang pasien yang sedang berobat di Puskesmas Kawal mengatakan, pelayanan serta fasilitas di Puskesmas Kawal saat ini sudah memuaskan. ”Alhamdulillah, pelayanan serta fasilitas yang diberikan oleh puskesmas sangat baik. Saya selaku pasien yang berobat di sini sangat puas,” sebut Purwati kepada tim Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan, 22 – 24 Desember 2020.

Puskesmas Kawal terletak di Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan dan masuk dalam lokasi prioritas pembangunan wilayah perbatasan. Bantuan dana pusat sebanyak Rp4 miliar dikucurkan untuk merehabilitasi bangunan puskesmas tersebut.

Kepala Puskesmas Kawal Dokter Feby Wardani mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih sekali dengan adanya bantuan bangunan baru ini serta fasilitas medis. “Apalagi kami juga mendapat bantuan kendaran operasional satu ambulans yang tentunya sangat bermanfaat karena kami bisa jemput bola untuk pasies,” ujar Feby. (Baca: Suami Tak Bisa Melaut karena Musim Ombak, Istri Nelayan di Perbatasan Bercocok Tanam Hidroponik).



Selain Puskesmas Kawal, kucuran dana pemerintah juga mengalir ke Puskesmas Tanjung Uban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Puskesmas Tanjung Uban mendapatkan bantuan dana sekitar RP 5 miliar. Dimana Rp4,5 miliar untuk pembangunan fisik seperti IGD serta Rp500juta untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL.
Dikucur Miliaran Rupiah, Pelayanan Kesehatan Warga di Wilayah Perbatasan Membaik


“Sekarang pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tanjung Uban semakin baik. Dulu banyak atap bocor, sekarang sudah tidak ada lagi,” kata Christian Putong, salah satu warga Kampung Baru yang sedang berobat di Puskesmas Tanjung Uban.

Camat Tanjung Uban, Firman mengapresiasi pemerintah pusat yang telah mengucurkan anggaran bagi pembangunan gedung baru maupun rehab untuk Puskesmas di wilayahnya. “Tentu ini sangat bermanfaat sekali bagi warga Tanjung Uban serta para tenaga medis di Puskesmas ini,” kata Firman. (Baca: Wisatawan Asal Jambi Jadi yang Pertama Kunjungi Museum Batam Raja Ali Haji).

Dokter Willa Fajariyantika, salah satu dokter gigi di Puskesmas Tanjung Uban mengatakan bantuan bangunan dan fasilitas yang diberikan telah mempermudah kinerja para tenaga medis di sini dalam melayani pasien. "Semuanya sangat bermanfaat dan mempermudah kerja kami untuk melayani kesehatan warga," pungkasnya.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top