Petugas Garda Terdepan Harus Diutamakan dalam Vaksin COVID-19

Senin, 14 Desember 2020 - 19:15 WIB
loading...
Petugas Garda Terdepan...
Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Foto: SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
CIMAHI - Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana meminta agar vaksin COVID-19 yang nantinya akan diterima pemerintah dipergunakan maksimal dan diprioritaskan kepada para petugas yang berada di garda terdepan dalam penanganan serta yang berinteraksi dengan orang banyak.

“Vaksin sebaiknya diutamakan dulu untuk para petugas yang sering berinteraksi dengan banyak orang. Seperti petugas medis, TNI/Polri, dan anggota Satpol PP," kata Ngatiyana, Senin (14/12/2012). (Baca Juga: Tanpa Izin Orang Tua, Pembelajaran Tatap Muka Tidak akan Digelar)

Dia menilai, mereka itu harus menjadi prioritas pemberian vaksin sebab tugas dan tanggungjawab yang harus dihadapi. Seperti tenaga medis, tidak jarang mereka harus menghadapi orang sakit atau pasien COVID-19 , sehingga harus dilindungi.

Namun, dia belum mengetahui pasti kapan vaksin yang sedang dikembangkan pemerintah itu akan disebarkan ke daerah. Termasuk juga untuk kuota Cimahi mendapat berapa dosis, belum bisa dipastikan. (Baca Juga: Kontak Erat dengan Sekda Kota Bogor, Bima Arya Jalani Swab Tes COVID-19)

Disinggung apakah dirinya siap disuntik vaksin COVID-19 apabila mengharuskan seorang pejabat publik, seperti kepala daerah disuntik terlebih dahulu, Ngatiyana mengaku siap. Dulu ketika masih aktif sebagai prajurit TNI, dia juga selalu siap melaksanakan tugas dan perintah dari pimpinan.

“Bagi saya kalau memang aturannya harus pimpinan daerah dulu yang divaksin, saya siap, tidak masalah," imbuhnya. (Baca Juga: Massa FPI Geruduk Mapolres Ciamis, Minta Gantikan Habib Rizieq di Tahanan Ini Kata Kapolres)

Menurutnya, saat ini kasus COVID-19 di Kota Cimahi masih tinggi dan kembali lagi dinyatakan zona merah. Per hari ini, kasus totalnya sudah mencapai 1.524 orang yang terkonfirmasi positif. Rinciannya, sebanyak 891 dinyatakan sembuh, 46 meninggal dunia, dan 587 orang masih terkonfirmasi positif COVID-19. "Kasusnya masih tinggi, makanya kami akan kembali menerapkan sanksi sosial terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Cimahi Sukses...
Pemkot Cimahi Sukses Kurangi Sampah Harian Sebanyak 30 Ton
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Gawat! Indeks Kebahagiaan...
Gawat! Indeks Kebahagiaan Warga Cimahi Rendah, Ini Penyebabnya
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved