Rapid Test Massal Hari Pertama, 20 Pengunjung Indogrosir Reaktif Corona
Selasa, 12 Mei 2020 - 19:30 WIB
loading...
Petugas sedang memeriksa hasil RDT warga Sleman pengunjung Indogrosir di GOR Pangukan, Tridadi, Sleman, Selasa 912/4/2020). Foto/Dok Humas Pemkab Sleman
A
A
A
SLEMAN - Sebanyak 20 orang dari 461 pengunjung Indogrosir Sleman yang mengikuti rapid diagnostic test (RDT) atau tes cepat massal COVID-19 di GOR Pangukan, Tridadi, Sleman, Selasa (12/5/2020) diketahui hasilnya reaktif. Sebagai tindak lanjut, 20 orang itu harus menjalani isolasi mandiri dan melakukan swab untuk uji Polymerase Chain Reaction (PCR) guna mengetahui apakah positif atau negatif COVID-19.
Pengunjung Indogrosir Sleman yang reaktif akan menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji DIY, Sinduadi, Mlati, Sleman hingga hasil swab keluar. Bagi yang positif akan dilanjutkan perawatan di rumah sakit
rujukan, sedangkan yang negatif tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
RDT sendiri dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 14.50 WIB. Dari 500 orang yang telah terdaftar, yang hadir hanya 461 orang, sementara 39 lainnya tidak datang tanpa keterangan.(Baca juga: 1422 Warga Sleman Pengunjung Indogrosir Ikuti RDT )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan setelah mengetahui hasilnya, petugas kecamatan menjemput 20 orang yang hasilnya reaktif untuk dibawa ke Asrama Haji DIY, guna menjalani karantina.
"Untuk yang nonreaktif untuk memastikan terpapar COVID-19 atau tidak akan menjalani RDT ulang minggu depan, Selasa (19/5/2020)," kata Joko, Selasa (12/5/2020) sore.
Pengunjung Indogrosir Sleman yang reaktif akan menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji DIY, Sinduadi, Mlati, Sleman hingga hasil swab keluar. Bagi yang positif akan dilanjutkan perawatan di rumah sakit
rujukan, sedangkan yang negatif tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
RDT sendiri dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 14.50 WIB. Dari 500 orang yang telah terdaftar, yang hadir hanya 461 orang, sementara 39 lainnya tidak datang tanpa keterangan.(Baca juga: 1422 Warga Sleman Pengunjung Indogrosir Ikuti RDT )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan setelah mengetahui hasilnya, petugas kecamatan menjemput 20 orang yang hasilnya reaktif untuk dibawa ke Asrama Haji DIY, guna menjalani karantina.
"Untuk yang nonreaktif untuk memastikan terpapar COVID-19 atau tidak akan menjalani RDT ulang minggu depan, Selasa (19/5/2020)," kata Joko, Selasa (12/5/2020) sore.
Lihat Juga :