Lesu Terdampak Pandemi COVID-19, Ini Cara Kota Surabaya Bangkitkan Pamor UMKM
Rabu, 25 November 2020 - 03:07 WIB
loading...
Sentra UMKM terus digenjot produksinya untuk menaikan penjualan di tengah pandemi COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 memiliki dampak besar di sektor ekonomi warga. Salah satunya laju penjualan produk UMKM yang mulai merangkak naik. Berbagai cara pun dilakukan untuk mengembalikan pamor UMKM di tengah pandemi. (Baca juga: Setubuhi dan Bunuh Janda Cantik di Hotel, PNS Gadungan Dibekuk Polres Kolaka )
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menuturkan, pihaknya mencoba melakukan berbagai upaya agar pelaku usaha, khususnya UMKM mampu bertahan dan tetap bergeliat di tengah pandemi. Salah satunya adalah memberdayakan UMKM dalam pemenuhan kebutuhan di masa pandemi.
"Misalnya untuk pemenuhan alat pelindung diri, pembuatan masker kain, baju hazmat maupun kebutuhan lainnya kita memberdayakan UMKM ," kata Wiwiek, Selasa (24/11/2020). (Baca juga: Berusia 78 Tahun, Adik Kandung Wakil Presiden Try Sutrisno Selesaikan Pendidikan Sarjana )
Ia melanjutkan, semua itu tentu tak hanya memberdayakan UMKM melalui pemenuhan kebutuhan di masa pandemi. Namun, pemkot juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka. Tentunya ruang atau fasilitas yang disiapkan ini dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menuturkan, pihaknya mencoba melakukan berbagai upaya agar pelaku usaha, khususnya UMKM mampu bertahan dan tetap bergeliat di tengah pandemi. Salah satunya adalah memberdayakan UMKM dalam pemenuhan kebutuhan di masa pandemi.
"Misalnya untuk pemenuhan alat pelindung diri, pembuatan masker kain, baju hazmat maupun kebutuhan lainnya kita memberdayakan UMKM ," kata Wiwiek, Selasa (24/11/2020). (Baca juga: Berusia 78 Tahun, Adik Kandung Wakil Presiden Try Sutrisno Selesaikan Pendidikan Sarjana )
Ia melanjutkan, semua itu tentu tak hanya memberdayakan UMKM melalui pemenuhan kebutuhan di masa pandemi. Namun, pemkot juga menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka. Tentunya ruang atau fasilitas yang disiapkan ini dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Lihat Juga :