Kasat Pol PP Kalbar Ajak Cendikia Muda Aktif dalam Penanganan Covid-19

loading...
Kasat Pol PP Kalbar Ajak Cendikia Muda Aktif dalam Penanganan Covid-19
Webinar kerja sama Satpol PP Provinsi Kalbar dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Himapem) FISIP Untan, Sabtu (21/11/2020).
PONTIANAK - Kasat Pol PP Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Y. Anthonius Rawing, mengajak para mahasiswa sebagai kaum cendikia muda untuk pro aktif membantu pemerintah dalam penanganan Corona Virus Disease (Covid-19). Hal ini disampaikan saat webinar yang terselenggara atas kerja sama Satpol PP Provinsi Kalbar dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (Himapem) FISIP Untan, Sabtu (21/11/2020).

“Saya sangat senang sekali bisa bertemu adik-adik mahasiwa untuk berbagi pengalaman sehubungan peran Satpol PP Provinsi Kalbar selama penanganan Covid-19. Dalam penanganan Covid-19, Kami (Satpol PP) perlu juga memberikan pencerahan sekaligus mendapat kritik dan masukan dari mahasiswa. Sehingga dalam diskusi yang baik ini, Saya mengajak mahasiswa yang merupakan kaum cendikia muda untuk pro aktif membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19,” ungkap Rawing saat menjadi pembicara pertama.

Kasat Pol PP Provinsi Kalbar ini menyampaikan, kalau partisipasi para mahasiswa, kaum cendikia muda sebagai agen perubahan di era adaptasi kebiasaan baru akan sangat efektif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan serta memutus mata rantai pandemi Covid-19.

Menurutnya, sebagai kaum cendikia muda, mahasiwa ketika mendapat informasi seyogyanya tidak langsung menyimpulkan. “Setiap informasi yang diterima hendaklah dilakukan verifikasi kebenarannya, lalu dianalisis, kemudian diteliti baru lah menyimpulkan. Setelah itu baru mengambil sikap,” terang Kasat Pol PP Prov Kalbar.



“Misalnya mahasiswa ingin melakukan aksi demonstrasi. Demo boleh dan itu dilindungi oleh konstitusi. Akan tetapi, di masa pandemi Covid-19 ini, aksi demo hendaklah dilakukan dengan cara-cara yang benar dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya lagi.

Kemudian, Kasat Pol PP Provinsi Kalbar ini menjelaskan sejauh mana peran Satpol PP Provinsi Kalbar dalam penanganan Covid-19. “Dalam penanganan Covid-19, Satpol PP Provinsi Kalbar menjadi bagian dari Gugus Tugas dan saat ini bagian dari Satuan Tugas. Sebagai bagian dari Satuan Tugas, Satpol PP Provinsi Kalbar bertugas di bidang penegakan hukum dan disiplin,” kata pria asal Kapuas Hulu ini.

Diterangkan, Satpol PP Provinsi Kalbar telah melangsungkan kegiatan preventif, pembinaan dan pengawasan dengan menggandeng para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, termasuk tokoh pemuda.



“Sementara untuk kegiatan represif (penegakan), Satpol PP Provinsi Kalbar melakukan operasi gabungan bersama Satpol PP Kabupaten/Kota, TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait lainnya di pasar, kafe dan warung kopi, tempat wisata dan fasilitas umum. Dalam internal lingkungan Pemprov Kalbar, Satpol PP Provinsi Kalbar telah melakukan operasi yustisi kepada ASN dan Perangkat Daerah. Hasilnya, sebanyak 32 orang ASN, 8 orang Tenaga Kontrak dan 5 orang tamu /perorangan mendapat teguran tertulis karena tidak menggunakan masker saat berada di lingkungan kantor,” ungkap Rawing.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top