Sekolah Swasta di KBB Sudah Jalankan KBM Tatap Muka
Rabu, 18 November 2020 - 23:43 WIB
loading...
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik), KBB, Dadang A Sapardan. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Satu sekolah swasta di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah melakukan kegiatan belajar mengajar dengan sistem tatap muka di tengah pandemi COVID-19 yang belum mereda.
Sekolah tersebut sebelumnya telah mengajukan surat ke satuan gugus tugas (Satgas) COVID-19 KBB dan menyatakan siap melakukan kegiatan belajar tatap muka. (Baca juga: Sehari Belajar Tatap Muka, 78.400 Siswa di Lombok Timur Diimunisasi)
"Hingga kini baru satu sekolah swasta di KBB yang menjalankan KBM tatap muka, yakni SMP Nurul Fikri, Lembang," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik), KBB, Dadang A Sapardan, Rabu (18/11/2020). (Baca juga: Siap Penuhi Bareskrim, Ridwan Kamil: Situasi di Lapangan Tak Semudah Teori)
Menurutnya, pengajuan untuk melaksanakan KBM tatap muka sudah diajukan oleh pihak SMP Nurul Fikri sejak September 2020 lalu. Setelah dilakukan verifikasi oleh pengawas dengan melibatkan verifikator dari Disdik, Dinas Kesehatan, dan adanya persetujuan orang tua akhirnya rencana tersebut disetujui.
"Pastinya terus dipantau agar KBM tatap muka menerapkan protokol kesehatan yang ketat," sambungnya.
Sekolah tersebut sebelumnya telah mengajukan surat ke satuan gugus tugas (Satgas) COVID-19 KBB dan menyatakan siap melakukan kegiatan belajar tatap muka. (Baca juga: Sehari Belajar Tatap Muka, 78.400 Siswa di Lombok Timur Diimunisasi)
"Hingga kini baru satu sekolah swasta di KBB yang menjalankan KBM tatap muka, yakni SMP Nurul Fikri, Lembang," kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik), KBB, Dadang A Sapardan, Rabu (18/11/2020). (Baca juga: Siap Penuhi Bareskrim, Ridwan Kamil: Situasi di Lapangan Tak Semudah Teori)
Menurutnya, pengajuan untuk melaksanakan KBM tatap muka sudah diajukan oleh pihak SMP Nurul Fikri sejak September 2020 lalu. Setelah dilakukan verifikasi oleh pengawas dengan melibatkan verifikator dari Disdik, Dinas Kesehatan, dan adanya persetujuan orang tua akhirnya rencana tersebut disetujui.
"Pastinya terus dipantau agar KBM tatap muka menerapkan protokol kesehatan yang ketat," sambungnya.
Lihat Juga :