Keracunan Massal di Tasikmalaya, Puluhan Orang Dirawat di Ruang Madrasah
Selasa, 17 November 2020 - 10:27 WIB
loading...
Sebanyak 46 warga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami keracunan makanan. Foto iNews TV/Asep J
A
A
A
TASIKMALAYA - Sebanyak 46 warga Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami keracunan makanan . Ke 46 warga yang terdiri dari orang tua dan anak-anak ini diduga keracunan makanan acara syukuran ulang tahun seorang anak warga di Desa Cikunten, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya pada hari Minggu 15 November 2020.
![Keracunan Massal di Tasikmalaya, Puluhan Orang Dirawat di Ruang Madrasah]()
Padahal makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang biasa disuguhkan saat acara acara syukuran dan warga makan secara parasamanan di rumah penyelenggara acara.
Akibatnya mereka harus menjalani perawatan di Madrasah Al Barokah. Bahkan korban keracunan di Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya terus berdatangan ke Madrasah Al Barokah untuk mendapatkan perawatan petugas medis.
Berdasarkan pengamatan di dalam ruangan sudah terbaring puluhan orang dewasa dan anak-anak yang sudah dipasang infus pada bagian tangannnya. (Baca: Diduga Keracunan Nasi Kotak, Puluhan Warga Cilingga Purwakarta Dilarikan ke Puskesmas)
Mereka rata-rata mengalami pusing, mual dan muntah muntah serta buang air besar setelah mengkonsumsi makanan pada hari Minggu siang 15 November 2020.
Salah seorang korban keracunan yang masih dirawat Wawan Darmawan (40) mengatakan dirinya mengkonsumsi makanan parasmanan acara ulang tahun dan yang diundang sekitar 40 orang. “Setelah makan mulai mengalami mual pusing dan badannya panas kemudian mengalami buang air besar pada hari Senin 16 November 2020,” kata dia Selasa (17/11/2020). (Bisa diklik:
Mengintip Bilik Asmara untuk Pengungsi Merapi yang Ingin Berhubungan Intim)

Padahal makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang biasa disuguhkan saat acara acara syukuran dan warga makan secara parasamanan di rumah penyelenggara acara.
Akibatnya mereka harus menjalani perawatan di Madrasah Al Barokah. Bahkan korban keracunan di Kampung Cilimus, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya terus berdatangan ke Madrasah Al Barokah untuk mendapatkan perawatan petugas medis.
Berdasarkan pengamatan di dalam ruangan sudah terbaring puluhan orang dewasa dan anak-anak yang sudah dipasang infus pada bagian tangannnya. (Baca: Diduga Keracunan Nasi Kotak, Puluhan Warga Cilingga Purwakarta Dilarikan ke Puskesmas)
Mereka rata-rata mengalami pusing, mual dan muntah muntah serta buang air besar setelah mengkonsumsi makanan pada hari Minggu siang 15 November 2020.
Salah seorang korban keracunan yang masih dirawat Wawan Darmawan (40) mengatakan dirinya mengkonsumsi makanan parasmanan acara ulang tahun dan yang diundang sekitar 40 orang. “Setelah makan mulai mengalami mual pusing dan badannya panas kemudian mengalami buang air besar pada hari Senin 16 November 2020,” kata dia Selasa (17/11/2020). (Bisa diklik:
Mengintip Bilik Asmara untuk Pengungsi Merapi yang Ingin Berhubungan Intim)
Lihat Juga :