Pemohon SKCK di Polrestabes Makassar Membeludak, Waktu Pelayanan Ditambah
Selasa, 03 November 2020 - 15:39 WIB
loading...
Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Ipda Hasan Loan. Foto: Sindonews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Pemohon pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang membeludak, Selasa (3/10/2020).
Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar , Ipda Hasan Loan menerangkan, warga yang mengantri merupakan para lulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 yang baru diumumkan tahun 2020. SKCK disebutkan adalah salah satu syarat administrasi ketika telah dinyatakan lulus.
Baca Juga: Satlantas Polrestabes Makassar Bagi Paket Sembako saat Operasi Zebra
"Sejak pagi sampai sore ini ada 300 orang lebih yang memohon penerbitan SKCK. Jadi memang terjadi lonjakan pemohon SKCK , mulai selesai libur panjang kemarin sudah membeludak antrean," kata Hasan ditemui di lokasi.
Dia menyampaikan, informasi yang diterimanya batas waktu pengurusan SKCK cukup singkat. Panitia CPNS memberikan waktu peserta yang dinyatakan lulus sampai Senin 16 November 2020. Praktis antrian panjang diperkirakan masih terus terjadi.
Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar , Ipda Hasan Loan menerangkan, warga yang mengantri merupakan para lulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 yang baru diumumkan tahun 2020. SKCK disebutkan adalah salah satu syarat administrasi ketika telah dinyatakan lulus.
Baca Juga: Satlantas Polrestabes Makassar Bagi Paket Sembako saat Operasi Zebra
"Sejak pagi sampai sore ini ada 300 orang lebih yang memohon penerbitan SKCK. Jadi memang terjadi lonjakan pemohon SKCK , mulai selesai libur panjang kemarin sudah membeludak antrean," kata Hasan ditemui di lokasi.
Dia menyampaikan, informasi yang diterimanya batas waktu pengurusan SKCK cukup singkat. Panitia CPNS memberikan waktu peserta yang dinyatakan lulus sampai Senin 16 November 2020. Praktis antrian panjang diperkirakan masih terus terjadi.
Lihat Juga :