Kelompok Wanita Tani di Pangandaran Berhasil Produksi Pupuk Organik Berbahan Sampah

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 13:45 WIB
loading...
Kelompok Wanita Tani...
Proses Pembuatan Pupuk Organik yang diproduksi Kelompok Wanita Tani Srikandi Agri Lestari.
A A A
PANGANDARAN - Inovasi dan kreativitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Agri Lestari di Dusun Pasirkiara, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran layak diapresiasi. Mereka berhasil mengolah sampah dan sisa makanan rumah tangga menjadi sebuah produk pupuk organik, bahkan hasil produksi mereka saat ini banyak diminati masyarakat sebagai kebutuhan pupuk tanaman.

Berbeda dengan kebiasaan para wanita lain pada umumnya yang disibukan dengan mempersolek wajah di salon kecantikan. Para wanita yang berstatus Ibu Rumah Tangga tersebut memiliki kesibukan rutin setiap Jumat pagi.

Ketua Kelompok Wanita Tani Srikandi Agri Lestari Iah Muslihah mengatakan, kegiatan produksi pupuk organik ditekuni oleh kelompoknya sejak terjadi Covid-19. "Kami mendapat ilmu cara membuat pupuk organik ini dari petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa," kata Iah Muslihah.

Setelah dibekali cara dan tahapan, Kelompok Wanita Tani tersebut melakukan percobaan dan hasilnya maksimal. "Pada percobaan perdana dengan hasil yang maksimal akhirnya banyak masyarakat yang minat untuk membeli dan kami sepakat kegiatan produksi pupuk organik menjadi agenda rutin," tambahnya.

Setiap Jumat, para wanita itu disibukan dengan agenda memanen pupuk organik yang telah di produksi pada Juma'at sebelumnya juga menyiapkan bahan baku untuk kembali dipanen pada Jumat mendatang. "Proses dan tahapan pengerjaannya masih dilakukan secara manual dan tradisional karena keterbatasan peralatan modern," papar Iah Muslihah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Rekomendasi
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved