Tim PKM Unpas Siap Optimalkan Rumah Magot di Kelurahan Mengger
Selasa, 17 September 2024 - 18:13 WIB
loading...
Tim PKM Unpas menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan warga Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, pada Sabtu (14/9/2024). Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pasundan (Unpas) terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, tim tersebut menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan warga Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, pada Sabtu (14/9/2024), dengan tujuan mencari solusi terhadap masalah pengelolaan sampah yang tengah dihadapi.
Ketua Tim PKM Unpas, Anni Rochaeni, menekankan bahwa permasalahan utama di Kota Bandung saat ini adalah darurat sampah. Dalam rangka mengurangi volume sampah, pemerintah telah mencanangkan pembangunan Rumah Magot di seluruh kelurahan, termasuk di Kelurahan Mengger.
“Kami ingin mengoptimalkan program Rumah Magot di sini. Ada potensi ekonomi yang besar dari magot dibandingkan kompos yang nilai jualnya menurun. Namun, tantangan terbesar adalah rendahnya pasokan sampah organik ke Rumah Magot,” ungkap Anni dalam pernyataan resminya, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Unpas Bandung Batal Gelar Petisi Demokrasi, Ada Apa?
Menurut Anni, meskipun Rumah Magot sudah ada, pasokan sampah organik yang diterima masih jauh dari target. Saat ini, Kelurahan Mengger hanya mampu menyuplai 82 kg sampah organik per hari, sementara target pemerintah adalah 1 ton per hari.
Ketua Tim PKM Unpas, Anni Rochaeni, menekankan bahwa permasalahan utama di Kota Bandung saat ini adalah darurat sampah. Dalam rangka mengurangi volume sampah, pemerintah telah mencanangkan pembangunan Rumah Magot di seluruh kelurahan, termasuk di Kelurahan Mengger.
“Kami ingin mengoptimalkan program Rumah Magot di sini. Ada potensi ekonomi yang besar dari magot dibandingkan kompos yang nilai jualnya menurun. Namun, tantangan terbesar adalah rendahnya pasokan sampah organik ke Rumah Magot,” ungkap Anni dalam pernyataan resminya, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Unpas Bandung Batal Gelar Petisi Demokrasi, Ada Apa?
Menurut Anni, meskipun Rumah Magot sudah ada, pasokan sampah organik yang diterima masih jauh dari target. Saat ini, Kelurahan Mengger hanya mampu menyuplai 82 kg sampah organik per hari, sementara target pemerintah adalah 1 ton per hari.
Lihat Juga :