Dukung Mahasiswa, DPRD Palopo Nyatakan Sikap Tolak UU Omnibus Law

Senin, 26 Oktober 2020 - 17:01 WIB
loading...
Dukung Mahasiswa, DPRD...
Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo telah mengeluarkan surat resmi pernyataan penolakan terhadap Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah ditetapkan DPR RI bersama pemerintah pusat pada tanggal 5 Oktober 2020 lalu. Foto/iNews
A A A
PALOPO - Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo telah mengeluarkan surat resmi pernyataan penolakan terhadap Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah ditetapkan DPR RI bersama pemerintah pusat pada 5 Oktober 2020 lalu.

Sikap tegas DPRD Kota Palopo ini disampaikan kepada mahasiswa Kota Palopo yang menggelar aksi di Kantor DPRD Kota Palopo, Senin (26/10/2020) siang. (Baca juga: UU Cipta Kerja Seakan Obral Diskon Bagi Pengemplang Pajak )

Sikap ini pula ditandai dengan menerbitkan surat nomor 176/365/DPRD-K/X/2020 perihal penyampaian aspirasi. Surat ini ditandatangani langsung Ketua DPRD Palopo DR Hj Nurharni, kemudian dibacakan saat pertemuan dengan mahasiswa. (Baca juga: 40 Warga Kota Palopo Ikuti Pelatihan Homestay Kepariwisataan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif )

Berikut kutipan surat DPRD Kota Palopo ini. "Bahwa dengan disahkannya Undang undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh Pemerintah Pusat pada tanggal 05 Oktober 2020, yang mana telah menyebabkan Gelombang Unjuk Rasa dan Penolakan terhadap Undang undang tersebut dari berbagai Elemen Masyarakat (Mahasiswa / Buruh / Masyarakat Kota Palopo) di Kota Palopo."

"Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palopo sesuai dengan Tugas dan Fungsinya menyampaikan Aspirasi Masyarakat (Mahasiswa / Buruh / Masyarakat Kota Palopo) yang menyatakan dengan tegas ‘Menolak Omnibis Law Cipta Kelja” yang telah disahkan menjadi Undang undang."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDGI Minta Pembahasan...
PDGI Minta Pembahasan RUU Kesehatan Dihentikan Dahulu
Penyesuaian UU Cipta...
Penyesuaian UU Cipta Kerja, Pemkot Bandung Harus Ubah 40 Perda
Tidak Berjalan Sesuai...
Tidak Berjalan Sesuai Amanat UU, Buruh di Bandung Barat Keluhkan LKS Tripartit
Gerakan Tolak Omnibus...
Gerakan Tolak Omnibus Law Desak Pemerintah Cabut UU Cipta Kerja
BEM Nusantara Beri Pandangan...
BEM Nusantara Beri Pandangan Mahasiswa Soal Omnibus Law
Di Tengah Unjuk Rasa...
Di Tengah Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law, Risma Punguti Sampah
Pergerakan Advokat Usulkan...
Pergerakan Advokat Usulkan Omnibus Law Pembangunan Berkelanjutan dan Teknologi
Soal Wacana Revisi UU...
Soal Wacana Revisi UU Politik Lewat Omnibus Law, KPU: Kita Taat Konstitusi
Prabowo Bubarkan Satgas...
Prabowo Bubarkan Satgas Percepatan Sosialisasi UU Ciptaker
Rekomendasi
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved