Dua Kasus Positif COVID-19 di Sumba Barat Berasal dari Transmisi Lokal

loading...
Dua Kasus Positif COVID-19 di Sumba Barat Berasal dari Transmisi Lokal
Tujuh warga Sumba Barat yang dinyatakan positif COVID-19 dan menjalani isolasi, dua di antaranya merupakan transmisi lokal. Foto/Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
SUMBA BARAT - Jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi penambahan. Dari tujuh warga yang dinyatakan positif COVID-19yang saat ini masih menjalani isolasi dan karantina mandiri, dua di antaranya merupakan transmisi lokal.

Sekretaris Gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempart, Bonar Sinaga menjelaskan, 7 kasus positif di Sumba Barat merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Di mana kata dia dari tujuh warga yang dinyatakan positif COVID-19, hanya dua kasus yang merupakan warga asal dari luar kota Waikabubak. (Baca juga: Keluarga Tak Menyangka, Eko Pembunuh Wanita di Mobil yang Terbakar)

Lebih lanjut Bonar memaparkan, 3 kasus terbaru yang diterima hasilnya Kamis (22/10/2020) kemarin, merupakan hasil uji pada laboratorium biomolekuler RSUD WZ Johanes-Kupang. Ketiga warga itu berasal dari Kampung Baru, Komerda dan Padaeweta.(Baca juga: Keluarga Tak Menyangka, Eko Pembunuh Wanita di Mobil yang Terbakar)

Jika diakumulasi, maka hingga Kamis (22/10/2020) sebanyak 33 warga Sumba Barat dinyatakan positif terpapar COVID-19. Dari jumlah itu, 26 orang dinyatakan sembuh, meninggal dunia nihil dan tujuh orang masih jalani isolasi.



"Tetaplah semua untuk waspada, sayangilah diri dan keluarga juga orang lain dengan mematuhi protokol kesehatan speeti menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan tentunya menjaga jarak," iimbau Bonar.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top