Lukai Anggota Polisi saat Akan Ditangkap, Pembacok Istri dan Kedua Mertua Ditembak Mati

loading...
Lukai Anggota Polisi saat Akan Ditangkap, Pembacok Istri dan Kedua Mertua Ditembak Mati
Syafruddin Daeng Lewa warga yang tega membacok istri dan kedua mertuanya terpaksa ditembak mati Polisi. Foto Bripka Dzul Qadri saat dibawa ke rumah sakit/iNews TV/ M Nur
MAKASSAR - Syafruddin Daeng Lewa warga di Panakukkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang tega membacok istri dan kedua mertuanya terpaksa ditembak mati Polisi, Jumat (23/10/2020). Pelaku ditembak karena melawan dan membacok Bripka Dzul Qadri seorang petugas Polsek Panakukkang saat akan dibekuk.

Kasi Humas Polsek Panakukkang, Bripka Ahmad Halim mengatakan, sebelumnya pelaku sudah diminta menyerahkan diri dengan baik-baik oleh petugas Reskrim yang akan menangkapnya. (Baca juga :Remaja 19 Tahun Bawa Van Penuh Senjata dan Peledak Ditangkap, Berencana Bunuh Biden)

"Namun pelaku melawan dan malah membacok Bripka Dzul Qadri hingga mengalami luka pada bagian kaki dan kepala. Karena membahayakan, anggota terpaksa menembak Syafruddin Daeng Lewa namun pelaku masih saja melawan," kata Bripka Ahmad Halim. (Baca: Tak Dizinkan Bertemu, Suami Bacok Istri dan Kedua Mertuanya hingga Sekarat)

Pelaku akhirnya tumbang setelah beberapa peluru petugas mengenai tubuhnya. Saat diperiksa pelaku telah meninggal dunia. Jenazahnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. Sementara Bripka Dzul Qadri dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapatkan pengobatan terhadap luka bacok yang dialaminya.



Sebelumnya Syafruddin Daeng Lewa tega membacok mertuanya Alimuddin (62) dan istrinya Salma, (60) serta Selfi istrinya (30). Sehingga ketigantya mengalami sejumlah luka bacok di sekujur tubuhnya.(Bisa diklik: Ngeri, Yulia Dihantam Linggis, Dalam Kondisi Sekarat Diminta PIN ATM)

Kejadian nahas itu, bermula ketika Syafruddin Daeng Lewa mendatangi kediaman mertuanya di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, untuk mencari istrinya Selfi. Namun, dihalangi oleh mertuanya dengan menutup pintu depan rumah.

Lalu pelaku yang emosi dan masuk dari pintu samping dan langsung membacok ke tiga korban menggunakan senjata tajam jenis parang yang sudah dibawa saat mendatangi rumah mertuanya.



Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Panakukkang bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar telah melakukan proses identifikasi dan penyelidikan kasus tersebut.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top