Pelajar Bawa Anak Panah saat Demo UU Cipta Kerja, Polisi: Ada yang Suruh

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 09:31 WIB
loading...
Pelajar Bawa Anak Panah...
Kelompok mahasiswa berunjuk rasa dengan membakar ban bekas di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/20/2020). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar mengungkap adanya oknum yang memprovokasi aksi unjuk rasa Undang-Undang Cipta Kerja di Makassar. Itu diketahui dari pengakuan remaja yang diamankan karena membawa anak panah, Selasa 20 Oktober lalu.

Remaja berinisial Rw (16) yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah kejuruan di Makassar itu mengaku bahwa ia sudah dua kali membawa senjata tajam jenis panah dalam aksi unjuk rasa . Perbuatan itu dilakukan atas perintah seseorang berinisial As, pria yang dikenalnya saat bergaul di lingkungan kampus negeri di Kecamatan Tamalate, akhir 2019 silam.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar , AKP Ismail mengatakan Rw memang berdomisili tidak jauh dari kampus itu. RW disuruh As lewat sambungan telepon untuk membawa senjata tajam. Kemudian ikut dalam barisan demonstran dari elemen mahasiswa. Anak panah berikut pelontar milik Rw disimpan di bagasi motornya.

Baca juga: Relawan Salah Satu Paslon di Makassar Kejar Pendemo Omnibus Law

"Motornya disimpan di sekitar warung agak jauh dari titik aksi unjuk rasa . Pengakuannya sudah dua kali melakukan, dia tunggu momen ricuh. Keterangannya ada yang suruh. ditelepon sama itu orang untuk datang ke lokasi unjuk rasa. Kita masih dalami lagi ini, termasuk ciri orang yang dimaksud," kata Ismail kepada SINDOnews, Kamis (22/10/2020).

Perwira polri berpangkat tiga balok emas ini menyebutkan, pihaknya sudah mengetahui identitas orang yang dimaksud Rw. "Kita belum bisa bilang yang suruh itu anak adalah mahasiswa atau bukan. Tapi menurut anak ini, pernah ketemu itu orang di kampus. Tapikan tidak semua yang ada di dalam kampus itu disebut mahasiswa, bisa saja orang luar yang masuk," ungkap Ismail.

Dia melanjutkan Rw tidak menyebutkan soal imbalan untuk merusuh dalam aksi unjuk rasa yang juga memperingati setahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin kala itu. "Tapi keterangan pelaku, sempat diberikan rokok setengah bungkus oleh itu orang, yah memang yang suruh itu ada juga di lokasi. Sementara kita dalami lagi," ucap Ismail.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Kanit PPA Polrestabes...
Kanit PPA Polrestabes Makassar Minta Rp10 Juta ke Pelaku Pelecehan, Rp5 Juta untuk Korban dan Rp5 Juta Iptu HR
Tak Terbukti Bakar Kampus...
Tak Terbukti Bakar Kampus Unhas Makassar, 32 Mahasiswa Dipulangkan
Kampus Universitas Hasanuddin...
Kampus Universitas Hasanuddin Dibakar dan Dirusak Sejumlah Orang
Kecelakaan Maut di Tol...
Kecelakaan Maut di Tol Reformasi Tewaskan Ibu dan Anak Pengusaha Kuliner di Makassar
3 Pembobol Jasa Pengiriman...
3 Pembobol Jasa Pengiriman Barang Ditangkap Polisi di Tiga Kabupaten, 1 Mantan Karyawan
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Tindak Lanjuti Putusan...
Tindak Lanjuti Putusan MK, Dasco: DPR dan Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved