Dokter Berusia 74 Tahun Pensiunan PNS di Blitar Meninggal Sesak Napas, Hasil Swab Test Positif

loading...
Dokter Berusia 74 Tahun Pensiunan PNS di Blitar Meninggal Sesak Napas, Hasil Swab Test Positif
Ilustrasi/SINDOnews
BLITAR - Seorang dokter berusia 74 tahun asal Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), meninggal dunia usai mengalami sesak napas. Dokter pensiunan PNS (pegawai negeri sipil) yang masih praktek di klinik kesehatan tersebut, positif Corona (COVID-19)berdasarkan hasil swab test.

(Baca juga: Miris, Nenek Berusia 82 Tahun di Surabaya Divonis 43 Hari Penjara)

"Benar, dokter di Wlingi meninggal dunia, hasil swab test positif COVID-19. Praktek mandiri di Wlingi, karena sudah pensiun lama," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani melalui pesan WA (WhatsApp), Jumat (23/10/2020).

(Baca juga: Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi)



Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut, yang bersangkutan terakhir praktik pada tanggal 7 Oktober, setelah mengeluhkan sesak napas dan merasa lemas. Oleh keluarga, langsung dilarikan ke RS Saiful Anwar Malang.

Hasil swab test pada 9 Oktober dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.Yang bersangkutan meninggal dunia pada Kamis (22/9/2020). Sampai hari ini, Tim Gugus Tugas Kabupaten Blitar masih melakukan tracing. Dari mana yang bersangkutan terpapar, dan siapa saja yang telah berkontak erat.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas, Krisna Yekti menambahkan, istri dan pembantu rumah tangga dokter bersangkutan juga dinyatakan terpapar COVID-19. "Saat ini masih dirawat di RS," tambah Krisna Yekti.



Sementara itu jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Tercatat ada 12 kasus positif baru. Diantaranya warga Kecamatan Garum, Kecamatan Udanawu, Kecamatan Kanigoro dan Kecamatan Sanankulon. Hingga 22 Oktober, jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 727 kasus.

Perinciannya, 628 orang sembuh, 51 orang meninggal dunia, 21 orang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan dan selebihnya diisolasi. Seperti diketahui, kematian tenaga kesehatan, yakni terutama dokter akibat COVID-19 di Blitar, bukan pertama kalinya. Setidaknya sudah ada dua dokter asal Blitar yang meninggal setelah terkonfirmasi positif COVID-19.
(zil)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top