Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi

Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:13 WIB
loading...
Ribuan Pelayat Iringi...
Ribuan pelayat mengiringi pemakaman Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi, di Komplek Pemakaman Keluarga Ponpes Darussalam Gontor, Kamis (22/10/2020). Foto iNews TV/Ahmad S
A A A
PONOROGO - Ribuan pelayat mengantar ke pemakaman Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi di Komplek Pemakaman Keluarga Ponpes Darussalam Gontor , Kamis (22/10/2020). Sebelumnya warga juga berbondong –bondong mengiringi jenazah ulama besar ini saat akan dibawa dari rumah duka ke rumah Keprabon di Kompleks Pondok Gontor.

Tangis haru mewarnai prosesi pembacaan riwayat hidup almarhum KH Abdullah Syukri Zarkasyi. Selanjutnya jenazah disalatkan di Masjid Pondok oleh ribuan santri dan alumni Ponpes Gontor. (Baca: Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat)

Usai disalatkan ribuan santri dan kerabat mengantar ke pemakaman, dimana jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di dalam kompleks.

Perwakilan keluarga Adib Fuadi Nuriz menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pemakaman. Dia juga berharap bisa meneruskan perjuangan almarhum dalam siar Islam. (Baca juga: Tiga Pria Berambut Cepak Mengamuk di Diskotik Lee Garden Medan, Seorang di Antaranya Acungkan Pistol)

Menurut Adib Fuadi Nuriz, almarhum lahir di Gontor 19 September 1942 yang merupakan putra pertama KH Imam Zarkasyi salah seorang trimurti pendiri Pondok Darussalam Gontor.

“KH Abdullah Syukri Zarkasyi adalah salah satu alumni Universitas Al Azhar Cairo Mesir. Dia pernah mejabat dewan penasehat MUI dan segudang jabatan dalam dunia keilmuan Islam baik nasional maupun internasional melanjutkan kepemimpinan pondok dari sang ayah,” kata dia.

Pondok Gontor, lanjut dia, telah melahirkan banyak tokoh besar di negeri ini diantaranya, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Samsudin, mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi, mantan Menag Lukman Hakim Syaifuddin juga cendekiawan Nurcholis Madjid dan banyak tokoh lainnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Percayakan Pemotongan...
Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
AS Gelontorkan Ribuan...
AS Gelontorkan Ribuan Triliun untuk Ukraina, Hasilnya Mengecewakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved