Bank UMKM Jatim Bidik Penyaluran Kredit Hingga Rp2,2 Triliun

Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:09 WIB
loading...
Bank UMKM Jatim Bidik...
Direktur Utama Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim, Yudhi Wahyu Maharani.Foto/SINDONews/Lukman hakim
A A A
SURABAYA - PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur (BPR Jatim atau Bank UMKM Jatim) selama Januari hingga Oktober ini mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp2,1 triliun atau tumbuh 4% dibanding 2019. Hingga akhir tahun ini, bank milik Pemprov Jatim itu memproyeksikan realisasi kredit sebesar Rp2,2 triliun.

Direktur Utama Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim, Yudhi Wahyu Maharani mengatakan, untuk mencapai target realisasi kredit di 2020, mengajukan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim sebesar Rp100 miliar. "Kami terus melakukan percepatan pembiayaan ke sektor UMKM. Karena sektor ini yang paling terdampak akibat pandemi COVID-19," katanya, Minggu (18/10/2020).

Bank UMKM Jatim juga menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membuka akses permodalan usaha bagi pemilik sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “Kami menggandeng BPN menggarap program PTSL dengan jaminan sertifikat tanah. Harapannya masyarakat pedesaan yang memiliki usaha bisa kita biayai," ujar Yudhi.

(Baca juga: Pemprov Jatim Tunggu Distribusi Vaksin COVID-19 Dari Pusat )

Langkah Bank UMKM menggandeng BPN merupakan upaya mendukung program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan penyelesaian PTSL di Jatim yang diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Khususnya di sektor UMKM. "Sejauh ini, hampir 80% pembiayaan kami ke sektor komersial perdagangan. Sisanya ke sektor pertanian," tandas Yudhi.

Hingga September 2020 program PTSL sudah menyalurkan kredit lebih dari Rp180 miliar kepada 4.000 pemilik sertifikat tanah dalam kurun kurang dari 1 tahun. "Secara total jumlah nasabah kami se-Jatim sebanyak 60.000 nasabah dengan rata-rata plafon kredit antara Rp20 juta hingga Rp200 juta. Namun ada juga binaan kami yang kami biayai hingga Rp10 miliar," pungkas Yudhi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Jatim Salurkan...
Bank Jatim Salurkan Kredit Resi Gudang ke PG Rajawali I Rp150 Miliar
Pemkab Ngawi Anggarkan...
Pemkab Ngawi Anggarkan Kredit Rp1 Miliar untuk Pedagang Pasar Besar
Dampak Pandemi, Penyaluran...
Dampak Pandemi, Penyaluran Kredit Perbankan di Jawa Timur Minus
Tahun Depan Mahasiswa...
Tahun Depan Mahasiswa UWKS Mulai Ngampus di Bank UMKM Jawa Timur
SFS Group Ingin Dedikasikan...
SFS Group Ingin Dedikasikan Diri untuk UMKM Indonesia
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bank Mandiri Cetak Laba...
Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T
Pertumbuhan Kredit Februari...
Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T
Rekomendasi
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved