Bank Jatim Salurkan Kredit Resi Gudang ke PG Rajawali I Rp150 Miliar
Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:17 WIB
loading...
Bank Jatim menyalurkan pembiayaan kredit resi gudang ke PT Pabrik Gula Rajawali I Rp150 miliar. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Bank Jatim ) menyalurkan pembiayaan kredit resi gudang ke PT Pabrik Gula Rajawali I Rp150 miliar. Sinergitas itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit Resi Gudang oleh SEVP Korporasi, Sindikasi, dan Kelembagaan Bank Jatim Koerniawan Prijambodo dan Direktur Utama PG Rajawali I Daniyanto di Ruang Semeru Bank Jatim.
Turut hadir juga menyaksikan penandatanganan tersebut Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto, dan Direktur Operasi Bank Jatim Arif Suhirman. Baca juga: Jifest 2024 Sukses Catatkan Pembukaan Ribuan Rekening Baru
Direktur Operasi Bank Jatim Arif Suhirman menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen menjadi mitra strategis BUMN maupun anak perusahaannya agar bisa tumbuh dan berkembang. Pembiayaan untuk PG Rajawali I ini menggunakan jenis kredit standby resi gudang untuk komoditas gula kristal putih dengan plafon kredit sebesar Rp150 miliar.
“Kami berharap pemberian fasilitas kredit ini dapat mendorong produksi gula dalam negeri dan mampu menyerap hasil panen tebu pada periode giling yang telah ditetapkan,” katanya, Selasa (15/10/2024).
Selain itu, lanjut Arief, dengan adanya fasilitas kredit resi gudang ini, hasil panen petani tebu diharapkan akan terserap dengan harga yang optimal. Sehingga dapat menyejahterakan para petani tebu lokal.
Turut hadir juga menyaksikan penandatanganan tersebut Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto, dan Direktur Operasi Bank Jatim Arif Suhirman. Baca juga: Jifest 2024 Sukses Catatkan Pembukaan Ribuan Rekening Baru
Direktur Operasi Bank Jatim Arif Suhirman menjelaskan, Bank Jatim terus berkomitmen menjadi mitra strategis BUMN maupun anak perusahaannya agar bisa tumbuh dan berkembang. Pembiayaan untuk PG Rajawali I ini menggunakan jenis kredit standby resi gudang untuk komoditas gula kristal putih dengan plafon kredit sebesar Rp150 miliar.
“Kami berharap pemberian fasilitas kredit ini dapat mendorong produksi gula dalam negeri dan mampu menyerap hasil panen tebu pada periode giling yang telah ditetapkan,” katanya, Selasa (15/10/2024).
Selain itu, lanjut Arief, dengan adanya fasilitas kredit resi gudang ini, hasil panen petani tebu diharapkan akan terserap dengan harga yang optimal. Sehingga dapat menyejahterakan para petani tebu lokal.
Lihat Juga :