Kegembiraan Mbah Wagino dan Sukinem Setelah Bisa Makan Daging
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 19:45 WIB
loading...
Mbah Wagino dan Mbah Sukinem nampak gembira saat bersama tim relawan dari LMI.Foto/ist
A
A
A
BLITAR - Allah tidak menguji manusia melebihi kemampuannya. Dan Allah pun akan mengganjar pahala yang besar bagi seorang muslim yang meringankan beban saudaranya. Masa pandemi COVID-19 yang berlangsung hampir 10 bulan ini telah berdampak signifikan bagi masyarakat di semua lapisan.
Beberapa hari lalu, tepatnya Selasa (13/10), tim relawan Laznas LMI menuju kaki Gunung Kawi, tepatnya di Desa Kalimanis, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar untuk menyampaikan bantuan pangan. Desa ini berjarak 40 km dari pusat Kota Blitar. Sebagian dari item paket pangan ini adalah kornet dan rendang hasil dari pengalengan daging kurban pada Iduladha 1441 lalu.
Salah satu keluarga penerima manfaatnya adalah Mbah Wagino (80) dan istinya, Mbah Sukinem (70). Pasangan lansia ini hanya tinggal berdua di rumahnya yang terbuat dari papan dan terbilang berjarak dari rumah tetangga.
(Baca juga: Positif COVID-19 di Blitar Tembus 685, Transmisi Lokal Terus Terjadi )
Setelah menerima paket pangan, kaleng rendang menjadi salah satu yang menarik minat Mbah Wagino. Setelah diberitahu bahwa yang ia pegang adalah daging rendah, ia pun bercerita, “Kulo niki arang kading nedi daging-dagingan (saya jarang sekali makan daging). Nggih sampun dangu (sudah lama),” tutur kakek yang sehari-hari aktif mencari rumput untuk kambing-kambingnya.
Beberapa hari lalu, tepatnya Selasa (13/10), tim relawan Laznas LMI menuju kaki Gunung Kawi, tepatnya di Desa Kalimanis, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar untuk menyampaikan bantuan pangan. Desa ini berjarak 40 km dari pusat Kota Blitar. Sebagian dari item paket pangan ini adalah kornet dan rendang hasil dari pengalengan daging kurban pada Iduladha 1441 lalu.
Salah satu keluarga penerima manfaatnya adalah Mbah Wagino (80) dan istinya, Mbah Sukinem (70). Pasangan lansia ini hanya tinggal berdua di rumahnya yang terbuat dari papan dan terbilang berjarak dari rumah tetangga.
(Baca juga: Positif COVID-19 di Blitar Tembus 685, Transmisi Lokal Terus Terjadi )
Setelah menerima paket pangan, kaleng rendang menjadi salah satu yang menarik minat Mbah Wagino. Setelah diberitahu bahwa yang ia pegang adalah daging rendah, ia pun bercerita, “Kulo niki arang kading nedi daging-dagingan (saya jarang sekali makan daging). Nggih sampun dangu (sudah lama),” tutur kakek yang sehari-hari aktif mencari rumput untuk kambing-kambingnya.
Lihat Juga :