Klarifikasi Kapolrestabes Bandung terkait Insiden Kekerasan di Kampus Unisba

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 15:28 WIB
loading...
Klarifikasi Kapolrestabes...
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Penyerbuan Kampus Universitas Bandung (Unisba), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat , pada Kamis (8/10/2020) malam viral setelah video rekaman CCTV beredar di media sosial. Terkait peristiwa itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya angkat bicara.

Ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung mengatakan, situasi pada malam hari itu, terjadi penutupan jalan. Para terduga pelaku melemparkan batu dan bom molotov ke arah petugas. (BACA JUGA: Ngeri, Seorang Polantas Nyaris Jadi Sasaran Amuk Massa Demonstran di Bandung )

Kemudian, kata Kombes Pol Ulung, petugas melakukan tindakan tegas dengan mengejar para pelaku. Para pengunjuk rasa berlari masuk ke dalam kampus. (BACA JUGA: Ini Penuturan Satpam Unisba saat Polisi Menyerbu Kampus )

"Sehingga kami kan ke sana (kampus Unisba), mengejar dan membubarkan massa yang berkumpul agar tidak melakukan perusakan fasilitas umum atau fasilitas negara. Seperti kita lihat fasilitas umum banyak yang dirusak, taman, lampu dan segala macam, maka kami membubarkan massa itu," kata Kapolrestabes. (BACA JUGA: Anak Ikut Demo Diamankan Polisi, Puluhan Orang Tua Geruduk Polrestabes Bandung )

Kombes Pol Ulung mengemukakan, petugas tidak tahu para pelaku anarkistis itu mahasiswa dari kampus mana. Yang pasti, mereka lari dan bersembunyi di Kampus Unisba. "Kalaupun ada insiden terjadi seperti itu (pemukulan satpam), namanya juga malam ya. Kami akan mendatangi kampus untuk berkomunikasi kepada kampus agar tidak terjadi misskomunikasi," ujar Kombes Pol Ulung.

Kapolrestabes Bandung menuturkan, mahasiswa dari kampus tersebut, Unisba, ada yang tertangkap dan diamankan di Polrestabes Bandung. "Kegiatan itu (unjuk rasa) sampai malam hari. Kalau memang mahasiswa kan dia mengerti hukum. Jam 6 (18.00) harus sudah selesai dan tidak melakukan bakar dan segala macam (perusakan)," tutur Kapolrestabes Bandung.

"Silakan saja menyampaikan aspirasi. Kami akan melayani. Tapi kalau sudah malam, kami takutnya ditunggangi oleh pihak lain yang memang ingin mengacaukan suasana seperti itu. Nah, dengan adanya kesalahpahaman itu maka nanti kami akan berkomunikasi baik dengan rektor maupun yayasannya," tutur Kombes Pol Ulung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Aktivis Papua Kecam...
Aktivis Papua Kecam Serangan TPNPB yang Tewaskan 2 Warga Sipil di Tambrauw dan Tembagapura
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Bom Molotov di Sekolah Terpapar Ideologi Kekerasan Ekstrem
Kapolda Metro Jaya:...
Kapolda Metro Jaya: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Jarang Bergaul dan Tertarik Konten Kekerasan
Polisi Periksa Staf...
Polisi Periksa Staf Korban Kekerasan dan Pelecehan Kepala SPPG di Bekasi
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Rekomendasi
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved