Ratusan Pendemo di Makassar Ditahan, 30 Orang Reaktif COVID-19

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 13:14 WIB
loading...
Ratusan Pendemo di Makassar...
Polisi terlibat bentrokan dengan mahasiswa saat berunjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (8/10/2020). Bentrokan terjadi saat ribuan mahasiswa dari berbagai elemen kampus berunjuk rasa menolak Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Foto:
A A A
MAKASSAR - Ratusan orang ditangkap dalam unjuk rasa menuntut pembatalan pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja di sejumlah titik aksi di Kota Makassar, pada Kamis (8/10/2020). 30 orang diantaranya dinyatakan reaktif COVID-19.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, penangkapan dilakukan buntut dari bentrokan antara aparat pengamanan dan demonstran, di depan Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo dan sepanjang Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini.

Baca Juga: Buruh di Sulsel Ancam Mogok Kerja Sampai UU Cipta Kerja Dibatalkan

"Sipil 45 orang, pelajar 72 orang, mahasiswa 103 orang. Data sementara yang diamankan di Mako Polrestabes Makassar sebanyak 220 orang. Sudah dites urine hasilnya tidak yang positif. Tapi ada 30 yang reaktif (COVID-19)," jelas KombesIbrahim Tompo , Jumat (9/10/2020).

Dia menjelaskan, bentrokan pecah berulang kali mulai dari siang hingga malam hari. Saling lempar batu, kayu dan gas air mata kepolisian mewarnai demonstrasi penolakan pengesahan undang-undang yang dianggap menyengsarakan rakyat.

Demonstran didorong mundur hingga menjauh dari area unjuk rasa. Beberapa saat kemudian, polisi menyisir sejumlah lokasi hingga menangkap secara bertahap demonstran. Ibrahim mengatakan, ada tiga orang polisi terluka dalam bentrokan dengan demonstran.

Masing-masing adalah, Bripda Jefri petugas Subdit Provos, Propam Polda Sulsel terkena lemparan batu. Bripda Agus Setiawan, anggota Raimas Direktorat Sabhara Polda Sulsel dan Bripka Syamsuddin anggota Brimob Polda , terkena busur menembus bodypack.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
Edarkan Kosmetik Mengandung...
Edarkan Kosmetik Mengandung Merkuri, 3 Bos Skincare Makassar Ditahan
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Tindak Lanjuti Putusan...
Tindak Lanjuti Putusan MK, Dasco: DPR dan Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
BRI Wellness Experience...
BRI Wellness Experience 2026, Menjelajahi Wellness Garden Pertama dan Terbesar di Jantung Jakarta
Berita Terkini
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved