Warga Buka Paksa Peti Jenazah COVID-19 Saat Hendak Dimakamkam
Senin, 05 Oktober 2020 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menduga, ada provokasi dari warga sehingga terjadi aksi massa. Korban sebelumnya dirawat di Rumah sakit Gunungjati.
"Sebelumnya pihak keluarga telah menyetujui pemakaman dengan protokol kesehatan," ujar Eni. Pihaknya pun menyiapkan sukarelawan untuk proses pemakaman tersebut.
(Baca juga: Waduh, Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Jabar Nyaris Tembus Ambang Batas )
Diketahui, pasien tersebut masuk rumah sakit dan menjalani perawatan mulai Selasa (29/9/2020) dengan gejala sesak nafas. Kondisi pasien terus menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir Sabtu (3/10/2020) kemarin.
Pihak keluarga sepakat pemulasaraan sesuai prosedur COVID-19. Namun, di lapangan kondisinya berbeda karena warga tidak mau memahami kematian pasien yang hasil swab-nya positif COVID-19 tersebut.
"Sebelumnya pihak keluarga telah menyetujui pemakaman dengan protokol kesehatan," ujar Eni. Pihaknya pun menyiapkan sukarelawan untuk proses pemakaman tersebut.
(Baca juga: Waduh, Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Jabar Nyaris Tembus Ambang Batas )
Diketahui, pasien tersebut masuk rumah sakit dan menjalani perawatan mulai Selasa (29/9/2020) dengan gejala sesak nafas. Kondisi pasien terus menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir Sabtu (3/10/2020) kemarin.
Pihak keluarga sepakat pemulasaraan sesuai prosedur COVID-19. Namun, di lapangan kondisinya berbeda karena warga tidak mau memahami kematian pasien yang hasil swab-nya positif COVID-19 tersebut.
(msd)
Lihat Juga :