Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tinjau TPU Simalingkar B, Bobby Nasution: Belum 30 Menit Sudah 3 Mobil Jenazah Masuk

loading...
Tinjau TPU Simalingkar B, Bobby Nasution: Belum 30 Menit Sudah 3 Mobil Jenazah Masuk
Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau TPU khusus COVID-19 Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara, Kamis (8/8/2021). Foto/Ist
MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau tempat pemakaman umum (TPU) khusus COVID-19 Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (8/8/2021). Dalam sepekan terakhir, sedikitnya 107 jenazah dimakamkan di Simalingkar B. Total sudah ada 1.581 jenazah yang dimakamkan karena terkonfirmasi COVID-19.

Baca juga: 2 ABK KM United yang Terbakar di Perairan Pulau Berhala Ditemukan Tak Bernyawa

"Belum 30 menit saya di sini, sudah tiga unit mobil jenazah masuk. Hari ini sudah 7 orang yang dimakamkan," kata Bobby Nasution saat meninjau areal pemakaman di Simalingkar B, Kamis (8/8/2021).

Baca juga: Kadis Kebudayaan Denpasar Jadi Tersangka Korupsi Sesajen

Dijelaskan Bobby, areal pemakaman Simalingkar B mampu menampung 5.000 jenazah. Selain menampung warga Kota Medan, pemakaman ini juga terdapat beberapa warga di luar Medan, termasuk Binjai dan Deliserdang.



"Akhir-akhir ini kasus kematian akibat COVID-19 cukup tinggi. Oleh karena saya mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes)," harap menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby berharap angka kematian tidak bertambah dan bisa berhenti. "Sampai ke masyarakat bahwa COVID-19 itu ada, mari sama-sama kita menjaga Prokes dan ikut vaksinasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar suami Kahiyang Ayu.

Jangan Dikucilkan
Di sela meninjau pemakaman, Bobby bertemu Basariah yang menangis di pemakaman keluarganya. Untuk mengobati hatinya, Bobby menyambangi perempuan asal Martubung, tersebut.

Ternyata Basariah menangis karena baru saja kehilangan seorang keluarganya yang terpapar COVID-19. Selain kehilangan keluarga, Basariah mengaku dikucilkan warga. "Tolong kami Pak Wali, bagaimana wabah ini cepat hilang. Kami juga dikucilkan warga karena sakit," katanya sedih.

Selain mencoba menenangkan Basariah, Bobby mengedukasi sekaligus berpesan kepada masyarakat bahwasanya terpapar COVID-19 bukan suatu aib. "Jangan dijauhi, mari kita saling membantu dan peduli sehingga yang terpapar segera sumbuh," ajak Wali Kota.

"Kami tidak bisa obati rasa kehilangan yang ibu rasakan. Tapi kami terus berusaha agar menyelesaikan masalah COVID-19 ini. Saya juga harap warga yang sehat terus disiplin menerapkan Prokes. Lebih mudah mencegah daripada sudah kena. COVID bukan aib, apabila warga ada yang kena ditolong jangan malah dijauhi. Karena itu bisa jadi konflik sosial," tandasnya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top