Siap Diedarkan, Ini Dua Obat COVID-19 Produksi BUMN Farmasi
Senin, 05 Oktober 2020 - 11:29 WIB
loading...
Foto dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - BUMN Farmasi telah menyatakan kesiapannya memproduksi dan mengedarkan obat bagi pasien COVID-19 di Indonesia. Obat tersebut untuk membantu penanganan terhadap pasien sedang dan berat.
Drektur Utama Holding BUMN Farmasi Honesti Basyir mengatakan, dua anggota Holding BUMN yaitu PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk telah memiliki obat untuk pasien COVID. "Kimia Farma memproduksi obat Favipiravir untuk terapi Covid-19.
Sementara PT Indofarma siap memasarkan obat anti-Corona Remdesivir dengan nama dagang Desrem™," kata dia dalam siaran persnya, Senin (5/10/2020).
Menurut Direktur Utama PT Kimia Farma Verdi Budidarmo, obat produksi Kimia Farma ini diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America. (Baca: Mengenal Remdesivir, Obat untuk Tangani Pasien Covid-19 di Indonesia)
Selain Favipivar, Kimia Farma dan anak usahanya PT Phapros Tbk telah berhasil memproduksi beberapa obat untuk penanganan Covid-19, antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon.
Drektur Utama Holding BUMN Farmasi Honesti Basyir mengatakan, dua anggota Holding BUMN yaitu PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma Tbk telah memiliki obat untuk pasien COVID. "Kimia Farma memproduksi obat Favipiravir untuk terapi Covid-19.
Sementara PT Indofarma siap memasarkan obat anti-Corona Remdesivir dengan nama dagang Desrem™," kata dia dalam siaran persnya, Senin (5/10/2020).
Menurut Direktur Utama PT Kimia Farma Verdi Budidarmo, obat produksi Kimia Farma ini diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America. (Baca: Mengenal Remdesivir, Obat untuk Tangani Pasien Covid-19 di Indonesia)
Selain Favipivar, Kimia Farma dan anak usahanya PT Phapros Tbk telah berhasil memproduksi beberapa obat untuk penanganan Covid-19, antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon.
Lihat Juga :