Masa Pandemi COVID-19, Pesanan Madu Hutan di Aceh Meningkat

loading...
Masa Pandemi COVID-19, Pesanan Madu Hutan di Aceh Meningkat
Proses pengambilan madu hutan di Pidie Aceh. Foto/iNewsTV/Jamal Pangwa
PIDIE ACEH - Saat Indonesia sedang dilanda wabah virus corona atau COVID-19 yang membuat kekhawatiran masyarakat sehingga membuat imunitas masyarakat pada turun.

Bagi sejumlah masyarakat di Tanah Rencong Aceh, madu hutan dipercaya bisa meningkatkan daya tahan atau imunitas tubuh manusia pada saat pandemi COVID-19 ini. (Baca juga: Petani Madu Hutan di Maros Banjir Pesanan Selama Pandemi COVID-19)

Petani madu di Kawasan Keumala, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, banjir pesanan. Sepanjang masa pandemi saat ini, permintaan madu asli dari hutan meningkat dua kali lipat dari kondisi biasanya. Sehingga saat ini para petani lebih giat mencari madu di hutan Aceh yang medannya cukup ekstrem. (Baca juga: Cek di Sini! 10 Kebaikan Madu untuk Tubuh)

Karena permintaan cukup tinggi sehingga harga madu pun menjadi naik saat ini. Dari yang sebelumnya harga satu botol sedang dibanderol hanya Rp150.000, kini harganya melambung naik 3 kali lipat menjadi Rp300.000 per botolnya.



Madu merupakan salah satu nutrisi alam yang telah dikenal kegunaannya bagi kesehatan manusia sejak sebelum masehi. Di mana di catatan-catatan sejarah telah menyebutkan khasiat madu.

Berbeda dengan madu budi daya dari peternakan lebah, madu hutan berasal dari lebah yang hidup bebas di hutan hutan. Tempat di mana sarang madu hutan menggantung juga sering berada di pepohonan tinggi atau tebing yang sulit dijangkau dan berbahaya. Di sisi lain, lebah liar sangat memainkan peran penting dalam kelestarian hutan dan tumbuh tumbuhan karena membantu penyerbukan.
(nth)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top