Komisi D DPRD Bulukumba Minta Dinsos Perhatikan Kesejahteraan Tagana
Senin, 04 Mei 2020 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinsos Bulukumba, Syarifuddin menjelaskan, jika jumlah beras yang diterima oleh warga tetap ada, hanya saja sebanyak 3 kg saja, bukan 15 kg.
Pada perencanaan awal, pihaknya kata Syarifuddin, memang mengusulkan anggaran beras tersebut sebanyak 15 kg untuk 5.000 KK. Namun akhirnya dibatalkan karena adanya bantuan dari stok cadangan beras Bulog sebanyak 30 ton dan 9 ton dari Dinas Ketahanan Pangan.
“Jadi dalam refocusing anggaran beras itu tidak jadi kita anggarkan, namun mengganti menjadi gula pasir 2 kg,” jelas Syarifuddin.
Baca juga: Kelakuan Dinsos Bulukumba: Minta Dana untuk 15 Kg Beras, yang Disalurkan Cuma 3 Kg
Namun kata Syarifuddin, jumlah penerima bantuan bahan pokok ditambah dari 5.000 menjadi 6.500 KK. Setiap KK menerima beras 3 kg, gula pasir 2 kg, telur 2 rak, mi instan 40 bungkus dan minyak kelapa 2 liter.
Pada perencanaan awal, pihaknya kata Syarifuddin, memang mengusulkan anggaran beras tersebut sebanyak 15 kg untuk 5.000 KK. Namun akhirnya dibatalkan karena adanya bantuan dari stok cadangan beras Bulog sebanyak 30 ton dan 9 ton dari Dinas Ketahanan Pangan.
“Jadi dalam refocusing anggaran beras itu tidak jadi kita anggarkan, namun mengganti menjadi gula pasir 2 kg,” jelas Syarifuddin.
Baca juga: Kelakuan Dinsos Bulukumba: Minta Dana untuk 15 Kg Beras, yang Disalurkan Cuma 3 Kg
Namun kata Syarifuddin, jumlah penerima bantuan bahan pokok ditambah dari 5.000 menjadi 6.500 KK. Setiap KK menerima beras 3 kg, gula pasir 2 kg, telur 2 rak, mi instan 40 bungkus dan minyak kelapa 2 liter.
(luq)
Lihat Juga :