Siloam Hospitals Paal Dua Manado Fokus Tangani Pasien COVID-19
Minggu, 19 Juli 2020 - 16:18 WIB
loading...
.Siloam Hospitals Paal Dua di Kota Manado selama Juni 2020 telah melayani 70 pasien COVID -19 dengan komposisi 38 pasien pria dan 32 pasien wanita. Foto/Iustrasi/SINDOnews
A
A
A
MANADO - Sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID -19 sejak April 2020 yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Siloam Hospitals Paal Dua di Kota Manado selama Juni 2020 telah melayani 70 pasien COVID -19 dengan komposisi 38 pasien pria dan 32 pasien wanita.
Guna mencegah Pandemi areal rumah sakit pun dibagi tiga zona meliputi zona merah untuk areal Laboratorium, zona kuning bagi layanan manajemen hingga zona hijau untuk kedatangan pasien maupun layanan lainnya dengan mengacu dan mengikuti protokol kesehatan cegah pandemi.
"Terkonfirmasi terpapar Corona sebanyak 63 pasien dan 7 pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan", ungkap dr. Paulina Kasih, M.Kes, melalui Webinar "Pelaksanaan Pelayanan Covid-19 Di Rumah Sakit" oleh Siloam Hospitals Paal Dua Manado, Jumat (17/07/2020). (BACA JUGA: Rayakan Milad ke-22, PBB Berharap Parliamentary Threshold Dihapus)
Menurut Paulina Kasih, sebagai rumah sakit rujukan, pihaknya menggunakan amanah tersebut sebagai ajang dedikasi dan bentuk bakti tanggung jawab kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Utara. Hal tersebut dilihat dalam bentuk presentasi pada webinar yang tidak saja diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan namun turut diikuti pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulut dan sejumlah Direktur Utama dari beberapa rumah sakit lainnya di kota Manado.
"Kami melayani 7x24 jam, tidak saja didampingi perawat dan dokter umum, namun layanan pasien Corona juga dilayani oleh para dokter spesialis. Selain itu layanan Laboratorium, Radiologi dan kamar operasi kami operasikan setiap hari 1x24 jam termasuk layanan persalinan ibu hamil yang mengalami gejala atau terpapar corona", tutur Paulina.
Dikatakannya, dalam pembiayaan, lebih dari 75 persen para pasien ditanggung melalui anggaran pemerintah melalui skema Kejadian Luar Biasa Covid-19 (KLBC), sisanya sebesar 25 persen melalui asuransi dan pembiayaan personal. "Sejak April hingga Juni 2020, pelayanan mengalami peningkatan jumlah pasien dan sebagian besar pembiayaan KLBC", imbuh Paulina. Rinciannya adalah sejak 20 April sampai dengan Juni 2020 jumlahnya 106 pasien terdiri dari pria 56 pasien dan wanita 50 pasien.
Dikesempatan berikutnya pada diskusi webinar, dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Paal Dua Manado, dr. Agung Nugroho, Sp.PD - KPTI , turut mengingatkan bahwa Pandemi diperkirakan akan berlangsung lama termasuk infeksi (pemaparan virus) yang sifatnya hilang dan timbul, Agung Nugroho turut menyoroti tingginya mortalitas di Sulawesi Utara hingga 6,05 persen terutama pada pasien lanjut usia dan pasien dengan penyakit bawaan.
Guna mencegah Pandemi areal rumah sakit pun dibagi tiga zona meliputi zona merah untuk areal Laboratorium, zona kuning bagi layanan manajemen hingga zona hijau untuk kedatangan pasien maupun layanan lainnya dengan mengacu dan mengikuti protokol kesehatan cegah pandemi.
"Terkonfirmasi terpapar Corona sebanyak 63 pasien dan 7 pasien berstatus Pasien Dalam Pengawasan", ungkap dr. Paulina Kasih, M.Kes, melalui Webinar "Pelaksanaan Pelayanan Covid-19 Di Rumah Sakit" oleh Siloam Hospitals Paal Dua Manado, Jumat (17/07/2020). (BACA JUGA: Rayakan Milad ke-22, PBB Berharap Parliamentary Threshold Dihapus)
Menurut Paulina Kasih, sebagai rumah sakit rujukan, pihaknya menggunakan amanah tersebut sebagai ajang dedikasi dan bentuk bakti tanggung jawab kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Utara. Hal tersebut dilihat dalam bentuk presentasi pada webinar yang tidak saja diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan namun turut diikuti pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulut dan sejumlah Direktur Utama dari beberapa rumah sakit lainnya di kota Manado.
"Kami melayani 7x24 jam, tidak saja didampingi perawat dan dokter umum, namun layanan pasien Corona juga dilayani oleh para dokter spesialis. Selain itu layanan Laboratorium, Radiologi dan kamar operasi kami operasikan setiap hari 1x24 jam termasuk layanan persalinan ibu hamil yang mengalami gejala atau terpapar corona", tutur Paulina.
Dikatakannya, dalam pembiayaan, lebih dari 75 persen para pasien ditanggung melalui anggaran pemerintah melalui skema Kejadian Luar Biasa Covid-19 (KLBC), sisanya sebesar 25 persen melalui asuransi dan pembiayaan personal. "Sejak April hingga Juni 2020, pelayanan mengalami peningkatan jumlah pasien dan sebagian besar pembiayaan KLBC", imbuh Paulina. Rinciannya adalah sejak 20 April sampai dengan Juni 2020 jumlahnya 106 pasien terdiri dari pria 56 pasien dan wanita 50 pasien.
Dikesempatan berikutnya pada diskusi webinar, dokter spesialis penyakit dalam Siloam Hospitals Paal Dua Manado, dr. Agung Nugroho, Sp.PD - KPTI , turut mengingatkan bahwa Pandemi diperkirakan akan berlangsung lama termasuk infeksi (pemaparan virus) yang sifatnya hilang dan timbul, Agung Nugroho turut menyoroti tingginya mortalitas di Sulawesi Utara hingga 6,05 persen terutama pada pasien lanjut usia dan pasien dengan penyakit bawaan.
Lihat Juga :