Meluncur Kang! Jalur Ciranjang-Cipatat KAI Gratiskan Tiket hingga September
Senin, 21 September 2020 - 12:55 WIB
loading...
Kementerian Perhubungan mulai mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) Ciranjang-Cipatat. (Foto/SINDOnews/Arif Budianto)
A
A
A
BANDUNG - Kementerian Perhubungan mulai mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) Ciranjang-Cipatat. Jalur tersebut sebelumnya dilakukan reaktivasi, dengan panjang lintasan mencapai 30 km.
Dengan aktifnya jalur tersebut, relasi KA Siliwangi dari yang sebelumnya Sukabumi – Ciranjang, menjadi Sukabumi – Cipatat (PP) mulai keberangkatan 21 September 2020.
Peresmian reaktivasi tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi oleh jajarannya. Turut hadir pula Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Stasiun Cipeuyeum, Senin (21/9/2020). (BACA JUGA: Sejatinya Saingan Kota Medan Itu Singapura dan Kualalumpur, Bukan Kota Lokal)
“Perpanjangan operasi KA Siliwangi ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Didiek dalam keterangan resminya.
Menurut dia, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang tidak hanya murah, tapi aman, nyaman, bebas dari kemacetan, selamat, dan sehat sampai di tujuan.
Dengan aktifnya jalur tersebut, relasi KA Siliwangi dari yang sebelumnya Sukabumi – Ciranjang, menjadi Sukabumi – Cipatat (PP) mulai keberangkatan 21 September 2020.
Peresmian reaktivasi tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi oleh jajarannya. Turut hadir pula Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Stasiun Cipeuyeum, Senin (21/9/2020). (BACA JUGA: Sejatinya Saingan Kota Medan Itu Singapura dan Kualalumpur, Bukan Kota Lokal)
“Perpanjangan operasi KA Siliwangi ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Didiek dalam keterangan resminya.
Menurut dia, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang tidak hanya murah, tapi aman, nyaman, bebas dari kemacetan, selamat, dan sehat sampai di tujuan.
Lihat Juga :