Risiko KLB PD3I Saat Pandemi, Jatim Harus Kejar Capaian Imunisasi
Jum'at, 18 September 2020 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr Herlin Ferliana M Kes mengatakan, cakupan Uminisasi dasar Lengkap (IDL) di Jawa Timur saat ini berada di posisi 43% atau lebih tinggi dibandingkan angka rata-rata cakupan nasional sebesar 33,7%. Namun, cakupan IRL di Dinkes Jatim masih belum mencapai target yang ditetapkan sejak awal, yaitu 46%.
“Ini menjadi pekerjaan rumah yang luar biasa, karena jumlah penduduk di Jawa Timur itu sekitar 40 juta orang, maka angka 43% dari 46% bukanlah angka yang kecil. Kami akan terus berusaha untuk mencapai target tersebut,” kata Herlin dalam acara webinar series Optimalisasi Pelaksanaan Pelayanan Imunisasi di Era Pandemi COVID-19 di Jawa Timur, yang digelar Geliat Unair, Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat dan UNICEF.
Dia melanjutkan, beberapa kabupaten di Jawa Timur yang masih berada pada zona merah COVID-19, seperti Sidoarjo, Bondowoso, Blitar, dan Mojokerto menjadi kendala capaian imunisasi. Namun dengan 34 kabupaten/kota lain yang berada di zona kuning dan oranye, membuat target 46% capaian imunisasi tersebut masih ada peluang diraih.
Terdapat 14 kota/kabupaten di Jatim yang saat ini target cakupan imunisasinya masih belum mencapai 46%. Meski angkanya berhasil ditekan sejak 2015, namun jumlah kematian bayi di Jawa Timur pada Januari-Juni 2020 masih menyentuh angka 1.869 bayi.
Sejak COVID-19 pertama kali diumumkan oleh pemerintah pada bulan Maret 2020, terjadi penurunan cakupan imunisasi di Jawa Timur. Data Universal Child Imunization (UCI) yang dimiliki Dinkes Jatim menunjukkan, terdapat penurunan cakupan hingga 7,3% pada periode Januari-Juni 2020, dibandingkan cakupan UCI periode sama pada tahun 2019.
“Ini menjadi pekerjaan rumah yang luar biasa, karena jumlah penduduk di Jawa Timur itu sekitar 40 juta orang, maka angka 43% dari 46% bukanlah angka yang kecil. Kami akan terus berusaha untuk mencapai target tersebut,” kata Herlin dalam acara webinar series Optimalisasi Pelaksanaan Pelayanan Imunisasi di Era Pandemi COVID-19 di Jawa Timur, yang digelar Geliat Unair, Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat dan UNICEF.
Dia melanjutkan, beberapa kabupaten di Jawa Timur yang masih berada pada zona merah COVID-19, seperti Sidoarjo, Bondowoso, Blitar, dan Mojokerto menjadi kendala capaian imunisasi. Namun dengan 34 kabupaten/kota lain yang berada di zona kuning dan oranye, membuat target 46% capaian imunisasi tersebut masih ada peluang diraih.
Terdapat 14 kota/kabupaten di Jatim yang saat ini target cakupan imunisasinya masih belum mencapai 46%. Meski angkanya berhasil ditekan sejak 2015, namun jumlah kematian bayi di Jawa Timur pada Januari-Juni 2020 masih menyentuh angka 1.869 bayi.
Sejak COVID-19 pertama kali diumumkan oleh pemerintah pada bulan Maret 2020, terjadi penurunan cakupan imunisasi di Jawa Timur. Data Universal Child Imunization (UCI) yang dimiliki Dinkes Jatim menunjukkan, terdapat penurunan cakupan hingga 7,3% pada periode Januari-Juni 2020, dibandingkan cakupan UCI periode sama pada tahun 2019.
Lihat Juga :