Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Kamis, 23 Juli 2026 - 18:48 WIB
loading...
Mahasiswa Program Studi D4 Analis Kesehatan UNUSA menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai RT Medokan Sawah Timur, Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
SURABAYA - Mahasiswa Program Studi D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( UNUSA ) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai RT Medokan Sawah Timur, Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini mengangkat tema "Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Tanaman Herbal sebagai Antifungi Alami terhadap Jamur Patogen."
Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kulit dan pencegahan penyakit akibat jamur. Dosen Unusa, Prof Suprapto Ma'at mengatakan, materi penyuluhan membahas berbagai jenis infeksi jamur yang sering dijumpai di masyarakat, seperti jamur pada kulit, kuku, maupun lipatan tubuh. Baca juga: 5 Manfaat Air Kelapa untuk Kulit Sehat dan Glowing Alami
"Peserta diberikan pemahaman mengenai penyebab infeksi, faktor yang meningkatkan risiko penularan, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
Selain itu, mahasiswa memperkenalkan berbagai tanaman obat keluarga yang berpotensi memiliki aktivitas antijamur alami. Masyarakat diajak mengenal manfaat tanaman herbal yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah sebagai alternatif pendukung dalam menjaga kesehatan.
Salah satu rangkaian kegiatan adalah pengenalan produk herbal antifungi hasil pengembangan tim pengabdian. Pada sesi ini peserta memperoleh penjelasan mengenai bahan utama yang digunakan, manfaat produk, serta cara penggunaannya.
Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kulit dan pencegahan penyakit akibat jamur. Dosen Unusa, Prof Suprapto Ma'at mengatakan, materi penyuluhan membahas berbagai jenis infeksi jamur yang sering dijumpai di masyarakat, seperti jamur pada kulit, kuku, maupun lipatan tubuh. Baca juga: 5 Manfaat Air Kelapa untuk Kulit Sehat dan Glowing Alami
"Peserta diberikan pemahaman mengenai penyebab infeksi, faktor yang meningkatkan risiko penularan, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
Selain itu, mahasiswa memperkenalkan berbagai tanaman obat keluarga yang berpotensi memiliki aktivitas antijamur alami. Masyarakat diajak mengenal manfaat tanaman herbal yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah sebagai alternatif pendukung dalam menjaga kesehatan.
Salah satu rangkaian kegiatan adalah pengenalan produk herbal antifungi hasil pengembangan tim pengabdian. Pada sesi ini peserta memperoleh penjelasan mengenai bahan utama yang digunakan, manfaat produk, serta cara penggunaannya.
Lihat Juga :