Machfud Arifin Diduga Tertular COVID-19 dari KPU Surabaya

Kamis, 17 September 2020 - 14:04 WIB
loading...
Machfud Arifin Diduga...
Suasana di salah satu area KPU Kota Surabaya. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Ada informasi menarik terkait asal-usul virus SARS COV-2 yang menyerang calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin. Diduga, Machfud kembali terpapar COVID-19 saat ia mendaftar ke KPU Surabaya. Sebab, ternyata jauh sebelum Machfud mendaftar ada sejumlah pegawai KPU Surabaya yang positif COVID-19.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, 4 pegawai KPU yang sempat positif COVID-19 itu adalah AR, RD, ES dan TK. Awalnya AR yang positif COVID-19. Bahkan, perempuan ini bukan sekedar berstatus orang tanpa gejala (OTG) karena kondisi AR sempat drop. (Baca juga: KPU Surabaya: Machfud Arifin Akan Jalani Tes Swab 17 September)

Mulanya dia dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya. Namun karena kondisinya tak kunjung membaik, dia dirujuk ke rumah sakit militer di Malang. (Baca juga: Eri Cahyadi Doakan Machfud Arifin Segera Sembuh dari COVID-19)

Ironisnya, kejadian ini tak membuat KPU Surabaya melakukan upaya pencegahan. Bahkan, kasus ini tak dilaporkan ke Gugus Tugas. Oleh karena itu, tak ada tracing dan upaya antisipasi penyembaran virus. Lockdown pun tidak dilakukan.

Entah tertular dari AR atau tidak, beberapa pegawai lainnya kemudian turut positif. Hasil positif itu didapat setelah para pegawai melakukan tes pribadi karena merasa ada gejala. Didapatlah hasil positif pada RD, ES, dan TK. Ketiganya hanya bergejala ringan.

Ketika ketiga pegawai positif, KPU Surabaya juga tetap tidak melakukan tindakan pencegahan. Semua aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Termasuk saat proses pendaftaran calon wali kota.

Memang, Machfud Arifin mengaku dirinya sempat positif. Tapi, merujuk dari hasil swab test di National Hospital yang keluar pada 5 September 2020, Machfud dinyatakan negatif.

Oleh karena hasilnya sudah negatif dan didapat dari rumah sakit ternama, akhirnya Machfud datang sendiri untuk melakukan pendaftaran calon wali kota. Nah, dari tayangan live streaming pendaftaran Calon Wali Kota Surabaya, terlihat Machfud sempat berdekatan dengan ES, pegawai KPU yang terpapar COVID-19 tapi dengan gejala ringan.

Namun menariknya, ketika Machfud menjalani swab test di RSUD dr Soetomo pada 7 September 2020 sebagai syarat pendaftaran, ternyata didapat hasil ‘Terdeteksi’. Bukan negatif. Bukan positif.

Setelah hasil swab test yang dijalani Machfud berbunyi demikian, baru KPU Surabaya bereaksi. Mereka lantas ramai-ramai melakukan swab test. Seolah-olah khawatir tertular Machfud Arifin.

Dikonfirmasi terkait hal ini, KPU Surabaya terkesan menutupi beberapa fakta. Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi saat dikonfirmasi mengarahkan ke Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Suprayitno, Kamis (17/9/2020).

Namun Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Suprayitno tak berani memberikan komentar banyak. Namun dia tak membantah juga soal adanya empat petugas KPU Surabaya yang sempat positif COVID-19. "Jangan tanya saya soal itu. Itu menyangkut pribadi," jawabnya singkatnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NasDem Siap Kawal Pemenangan...
NasDem Siap Kawal Pemenangan PSU Pilkada Siak
Kreatif, TPS di Bogor...
Kreatif, TPS di Bogor Gelar Pesta Halloween untuk Tarik Minat Pemilih
Ahmad Luthfi Unggul...
Ahmad Luthfi Unggul di TPS Tempatnya Nyoblos, Raup 234 Suara
Bobby-Surya Kalah Telak...
Bobby-Surya Kalah Telak di TPS Edy Rahmayadi, Hanya Raih 65 Suara
Bikin Emak-Emak Senang,...
Bikin Emak-Emak Senang, TPS di Yogya Bebaskan Pencoblos Bawa Pulang Sayuran
TPS di Surabaya Ini...
TPS di Surabaya Ini Tarik Minat Warga untuk Nyoblos dengan Nuansa Khas Pecinan
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
KPU Apresiasi Putusan...
KPU Apresiasi Putusan MK Pisahkan Pelaksanaan Pemilu Nasional dan Lokal
Rekomendasi
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved