Anggotanya Diduga Kroyok Prajurit TNI AD, Ini Kata Dansat Brimob

loading...
Anggotanya Diduga Kroyok Prajurit TNI AD, Ini Kata Dansat Brimob
Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa. Foto/SINDOnews/Chanry Andrew Suripaty
A+ A-
MANOKWARI - Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa membantah jika insiden dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI AD dari Yonif 711/RKS dilakukan oleh sejumlah oknum anggota Brimob.

(Baca juga: 3 Oknum Brimob Keroyok Prajurit TNI di Manokwari Papua)

Video insiden dugaan pengeroyokan tersebut sempat viral di media sosial yang diunggah oleh akun portal komando pada laman akun Instagramnya. Dimana dalam keterangan video tersebut, insiden itu terjadi pada Sabtu (12/9/2020) malam lalu.

(Baca juga :Dendam, 3 Keponakan Bakar Rumah dan Bacok Paman, Bibi Serta Cucunya)

Kepada SINDOnews.com, Semmy Ronny Thabaa mengaku, bahwa insiden tersebut telah ditangani oleh Kabid Propam. Lebih lanjut Semmy mengatakan, sejauh ini belum ditemukan adanya keterlibatan anggota Brimob dalam insiden tersebut, seperti yang tersebar di media sosial.



(Baca juga :Tali Lift Putus, Ketua DPRD DIY Jatuh Saat Akan Paripurna)

"Mesti dikonfirmasi oleh Kabid Humas, tapi insiden itu sudah ditangani. Pak Kapolda sudah perintah. Itu ditangani sama Kabid Propam. Sampai sejauh ini sih belum ada ditemukannya anggota Brimob yang terlibat dalam insiden tersebut," terangnya kepada SINDOnews.com melalui sambungan telepon selulernya, Senin (14/9/2020).

(Baca juga: Terungkap, Ini Tarif Layanan Seks Wanita Pemandu Lagu di Madiun)

Walaupun demikian, dia menegaskan, sebagai Dansat Brimob Polda Papua Barat terus mengingatkan anggotanya untuk menghindari benturan dengan satuan lain. Apalagi menurut Semmy, dalam situsi pandemi COVID-19 ini, sinergi antara satuan sangat diperlukan bersama masyarakat untuk penanganan COVID-19.

"Saya terus ingatkan anggota untuk hindari benturan, bentrokan dengan teman-teman satuan lain, karena kita sedang dilanda pandemi COVID-19. Kita harus tetap sama-sama untuk bisa bekerja bersama masyarakat dalam penanganan COVID-19," ujarnya.



Sekali lagi Semmy menegaskan, bahwa terkait beredarnya video viral di media sosial tentang insiden bentrok yang diduga melibatkan anggota Brimob itu tidak benar, dan kasus tersebut sudah ditangani oleh Bidang Propam Polda Papua Barat.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh tiga oknum anggota Brimob terhadap anggota TNI terjadi di Wosi AMD Jalan Trikora, Manokwari, Papua Barat, viral di media sosial. (Baca juga: Usai Pendidikan di Bali, 27 Tamtama TNI AD Jalani Tes Swab)

Berdasarkan keterangan video tersebut yang diunggah oleh akun portal komando, informasi yang beredar insiden pengeroyokan yang terjadi pada Sabtu (12/9/2020) malam. Insiden itu sempat terekam video amatir warga.

Dari keterangan video tersebut, Pengeroyokan itu berawal saat Pratu William anggota TNI AD dari Yonif 711/RKS sedang memarkir mobil miliknya. Namun rupanya posisi mobil Pratu William yang diparkir menghalangi pandangan oknum Brimob saat menonton balapan liar, sehingga Pratu William sedang bersama temannya Pratu Ferlin ditegur. Pratu Ferlin kemudian mengatakan jika dirinya juga anggota dari TNI.

Tidak lama kemudian, tiga anggota polisi mendorong Pratu William dan mengeroyoknya dengan dibantu oleh dua orang warga sipil yang tak lain adalah teman dari ke empat oknum polisi itu. Belakangan diketahui nama oknum anggota Polda Papua Barat, yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut adalah Bripda JNL, Bripda DR, Bripda JD, dan Bripda MRS.

(Baca juga: Pendeta Cabul Surabaya Dituntut Hukuman 10 Tahun Penjara)

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa mengatakan, keributan tersebut berawal karena kesalah pahaman antara tiga anggota Brimob dengan dua prajurit TNI AD.

"Ya saat ini antara mereka (Brimob dengan anggota TNI) sudah berdamai. Perdamaian difasilitasi oleh komandan masing-masing satuan," kata Gusti Nyoman Suriastawa, Senin (14/9/2020).
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top