Pemkab Simalungun hanya Mampu Bangun Fasilitas, tapi Gagal Cegah Penyebaran Covid 19

Senin, 04 Mei 2020 - 11:26 WIB
loading...
Pemkab Simalungun hanya...
Mobil tangki yang dibeli dengan dana Covid 19 senilai Rp1,6 miliar yang dinilai DPRD Simalungun salah satu pemborosan penggunaan anggaran.(Sindonews.com/Ist)
A A A
SIMALUNGUN - Pemkab Simalungun diminta sungguh-sungguh berupaya memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Saat ini pengawasan orang yang baru pulang dari luar daerah dinilai lemah sehingga menjadi celah jumlah pasien positif Covid 19 terus bertambah hingga saat ini.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Simalungun (MPS) Marsono Purba kepada Sindonews,Senin (4/5/2020) mengatakan, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah optimal mengawasi 24 jam di portal jalan masuk ke Kabupaten Simalungun. "Portal dan pengawasan di perbatasan harus dioptimal dilakukan," tegasnya.

Marsono menilai anggaran untuk pengawasan pendatang dari luar daerah cukup besar dihabiskan. Mulai dari pembuatan pos pengawasan di perbatasan,portal di desa-desa untuk memudahkan pengawasan orang yang keluar dan masuk desa, namun tetap saja kecolongan dengan bertambahnya pasien positif Covid 19 hasil swab.( BACA JUGA) Pedagang Keliling di Kota Siantar Positif Covid 19 Hasil Swab)

"Dengan bertambahnya pasien positif Covid 19 hasil swab warga kecamatan Tanah Jawa,yang memiliki riwayat perjalanan dari Medan sesuai informasi yang saya baca di media, itu membuktikan warga Simalungun masih bebas bepergian dan pulang ke kampungnya lagi tanpa adanya pemeriksan kesehatan atau pengawasan ketat dari aparat pemerintah baik di tingkat kabupaten,kecamatan dan desa," ujar Marsono.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Berita Terkini
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Infografis
Mampu Deteksi Omicron,...
Mampu Deteksi Omicron, Ini 5 Fakta Alat Tes Covid-19 Buatan BRIN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved