Gas 3 Kg Masih Langka di Tigaraksa Tangerang, Warga Antre di Pangkalan

Jum'at, 07 Februari 2025 - 17:25 WIB
loading...
Gas 3 Kg Masih Langka...
Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) atau yang dikenal sebagai gas melon masih terjadi di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. FOTO/AIMAR RANI
A A A
TANGERANG - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) atau yang dikenal sebagai gas melon masih terjadi di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Akibatnya, warga terpaksa mengantre di pangkalan untuk mendapatkan tabung gas bersubsidi karena pasokan ke tingkat pengecer belum terealisasi.

Pantauan di Desa Margasari, antrean panjang terlihat di salah satu pangkalan agen gas tiga kilogram. Warga, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro, harus bersabar menunggu giliran demi mendapatkan tabung gas untuk keperluan memasak sehari-hari maupun usaha mereka.

Menurut warga setempat, seperti Retno dan Lely, mereka telah mencari gas ke beberapa warung atau pengecer, namun hingga kini stok gas tiga kilogram masih kosong. Kondisi ini menyulitkan warga karena mereka bergantung pada gas elpiji untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil mereka.



"Sudah keliling ke beberapa warung, tapi belum ada gas. Kami terpaksa antre di pangkalan," ujar Retno, Jumat (7/2/2025).

Senada dengan Retno, Lely juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas di tingkat pengecer. "Saya sudah ke tiga warung, tapi tidak ada stok gas. Semoga segera ada distribusi ke pengecer agar tidak perlu antre di pangkalan," harapnya.

Sementara itu, Sri Binarti, pemilik pangkalan gas elpiji di wilayah tersebut, membenarkan bahwa pihaknya belum menyuplai gas tiga kilogram ke pengecer. Hal ini dikarenakan banyaknya warga yang langsung datang ke pangkalan untuk mendapatkan gas, sehingga pihaknya lebih memilih melayani warga demi menjaga kondusivitas lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Ratusan Hektare Sawah...
Ratusan Hektare Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Tangerang Minta Bantuan DPR
Miris Rumah Doa Digeruduk...
Miris Rumah Doa Digeruduk Massa, Sahroni: Aparat Harus Tegas Tindak Pihak Intoleran
Mediasi Lancar, Rumah...
Mediasi Lancar, Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Dibuka Kembali
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Bahlil Buka Opsi LPG...
Bahlil Buka Opsi LPG 3 Kg Diganti CNG, Masuk Tahap Uji Coba
LPG ke Industri Bakal...
LPG ke Industri Bakal Dibatasi, Kebutuhan Gas Melon Jadi Prioritas
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved