Bank Jatim Bersama Pemkab Pamekasan Luncurkan KKI
Sabtu, 08 Februari 2025 - 10:40 WIB
loading...
Bank Jatim bersama Pemkab Pamekasan meluncurkan KKI di Pamekasa, Madura, Jumat (7/2/2025). Peluncuran KKI ini dalam rangka meningkatkan penerapan ETPD. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
PAMEKASAN - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Bank Jatim ) bersama Pemkab Pamekasan meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI). Peluncuran KKI ini dalam rangka meningkatkan penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah menjelaskan, peluncuran KKI ini memiliki banyak tujuan. Antara lain meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah , meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurangi potensi fraud dari transaksi tunai, serta mendorong inovasi daerah. Baca juga: Bank Jatim Teken PKS Dengan Bank NTB Syariah
“Yang terpenting lagi dari penggunaan KKI ini adalah memudahkan pejabat pelaksana APBD untuk belanja barang/jasa melalui e-payment dalam mendukung percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN),” katanya, Jumat (7/2/2025).
Tidak cukup di situ saja, lanjut Umi, penggunaan KKI dapat mempersingkat administrasi karena bisa tinggal gesek saja. Selain itu, setiap detail pembelanjaan melalui KKI dapat terekam semua sehingga ini bisa menjadi benteng untuk pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kepada masyarakat.
“Lewat pemanfaatan KKI tentunya dapat melibatkan seluruh UMKM di Jatim. Sehingga mereka bisa naik kelas seiring dengan P3DN. Potensinya besar, di Jawa Timur sendiri terdapat 29 kabupaten dan 9 kota dengan lebih dari 5.000 SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) dan jutaan UMKM. Itu harus dioptimalkan,” paparnya.
Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah menjelaskan, peluncuran KKI ini memiliki banyak tujuan. Antara lain meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah , meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurangi potensi fraud dari transaksi tunai, serta mendorong inovasi daerah. Baca juga: Bank Jatim Teken PKS Dengan Bank NTB Syariah
“Yang terpenting lagi dari penggunaan KKI ini adalah memudahkan pejabat pelaksana APBD untuk belanja barang/jasa melalui e-payment dalam mendukung percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN),” katanya, Jumat (7/2/2025).
Tidak cukup di situ saja, lanjut Umi, penggunaan KKI dapat mempersingkat administrasi karena bisa tinggal gesek saja. Selain itu, setiap detail pembelanjaan melalui KKI dapat terekam semua sehingga ini bisa menjadi benteng untuk pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan akuntabilitas kepada masyarakat.
“Lewat pemanfaatan KKI tentunya dapat melibatkan seluruh UMKM di Jatim. Sehingga mereka bisa naik kelas seiring dengan P3DN. Potensinya besar, di Jawa Timur sendiri terdapat 29 kabupaten dan 9 kota dengan lebih dari 5.000 SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) dan jutaan UMKM. Itu harus dioptimalkan,” paparnya.
Lihat Juga :