Belasan Polisi Terlibat Penembakan Maut di Barukang Segera Disidang
Kamis, 10 September 2020 - 16:43 WIB
loading...
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 16 oknum anggota unit Reskrim Polsek Ujung Tanah dan Sabhara Polres Pelabuhan Makassar , akan menjalani sidang etik dan disiplin karena diduga terlibat dalam kasus penembakan maut di Jalan Barukang, Kelurahan Pattingalloang, Minggu, (30/08/2020) lalu.
Itu setelah Jajaran Penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulsel , telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap 16 personel tersebut.
Baca Juga: Bareskrim Mabes Polri Diminta Usut Kasus Penembakan Maut di Barukang
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, belasan polisi tersebut diperiksa selama lima hari, kini mereka masih berada di Polres Pelabuhan menanti sidang etik dan disiplin. Ibrahim mengaku pemberkasan kasus penembakan yang melukai tiga orang warga dan satu diantaranya meninggal dunia dalam tahap perampungan.
"Sementara progres dari Bid Propam masih melengkapi berkas, kan baru sudah diperiksa ada 16 anggota (polisi) dan akan disidangkan secepatnya. Pemeriksaan seputar peristiwa penembakan itu, apa yang mereka ketahui dan prosedurnya seperti apa," ucap Ibrahim Kamis (10/9/2020).
Itu setelah Jajaran Penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulsel , telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap 16 personel tersebut.
Baca Juga: Bareskrim Mabes Polri Diminta Usut Kasus Penembakan Maut di Barukang
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, belasan polisi tersebut diperiksa selama lima hari, kini mereka masih berada di Polres Pelabuhan menanti sidang etik dan disiplin. Ibrahim mengaku pemberkasan kasus penembakan yang melukai tiga orang warga dan satu diantaranya meninggal dunia dalam tahap perampungan.
"Sementara progres dari Bid Propam masih melengkapi berkas, kan baru sudah diperiksa ada 16 anggota (polisi) dan akan disidangkan secepatnya. Pemeriksaan seputar peristiwa penembakan itu, apa yang mereka ketahui dan prosedurnya seperti apa," ucap Ibrahim Kamis (10/9/2020).
Lihat Juga :