Empat Siswi Ini Sisihkan Keuntungan Jualan Kopi untuk Beli Kuota Internet
Minggu, 06 September 2020 - 07:01 WIB
loading...
Empat siswi ini yang masih ada ikatan keluarga ini tidak merasakan sulitnya membeli kuota internet. Mereka kreatif berwiraswasta dengan berjualan kopi. (Foto/Inews TV/Hana Purwadi)
A
A
A
PROBOLINGGO - Disaat siswa- siswi dan orang tua sibuk mencari rezeki dan menyisihkan uang untuk membeli kuota internet agar bisa belajar daring dimassa pandemi COVID -19, namun lain halnya dengan 4 siswi di Kota Probolinggo ini.
Empat siswi bahkan masih ada ikatan keluarga ini tidak merasakan sulitnya membeli kuota internet. Bagaimana caranya? Mereka kreatif berwiraswasta dengan berjualan kopi.
Mereka adalah Atiko Izza Hariani, Krista Bella Yolanda, Kayla Pamista dan Angelina yang kompak berjualan kopi di area Musium Suroyo Kota Probolinggo. (BACA JUGA: Jelang Pilkada, Akun WhatsApp Plt Walkot Medan Diretas)
Dengan memanfaatkan waktu luang dan belajar sistem daring membuat keempatnya membuka warung kopi .
"Uang hasil jualan kopi ini kami gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah dan terlebih untuk membeli kuota internet agar bisa mengikuti pelajaran daring dari lembaga sekolahnya," kata Atiko Izza Hariani, Sabtu (4/9/2020).
Warung kopi yang letaknya yang strategis serta rasa kopi yang lumayan dilidah membuat warung kopi mereka kerap ramai didatangi penikmat kopi.
“Sekolah tatap muka ditiadakan ya jadi mencoba cari uang sendiri,” kata Atiko Izza Hariani. (BACA JUGA: Respons Pernyataan Menag, PKS: Jangan Terus Mendiskreditkan Umat Islam)
Empat siswi bahkan masih ada ikatan keluarga ini tidak merasakan sulitnya membeli kuota internet. Bagaimana caranya? Mereka kreatif berwiraswasta dengan berjualan kopi.
Mereka adalah Atiko Izza Hariani, Krista Bella Yolanda, Kayla Pamista dan Angelina yang kompak berjualan kopi di area Musium Suroyo Kota Probolinggo. (BACA JUGA: Jelang Pilkada, Akun WhatsApp Plt Walkot Medan Diretas)
Dengan memanfaatkan waktu luang dan belajar sistem daring membuat keempatnya membuka warung kopi .
"Uang hasil jualan kopi ini kami gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah dan terlebih untuk membeli kuota internet agar bisa mengikuti pelajaran daring dari lembaga sekolahnya," kata Atiko Izza Hariani, Sabtu (4/9/2020).
Warung kopi yang letaknya yang strategis serta rasa kopi yang lumayan dilidah membuat warung kopi mereka kerap ramai didatangi penikmat kopi.
“Sekolah tatap muka ditiadakan ya jadi mencoba cari uang sendiri,” kata Atiko Izza Hariani. (BACA JUGA: Respons Pernyataan Menag, PKS: Jangan Terus Mendiskreditkan Umat Islam)
Lihat Juga :